Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Air Terjung Saressang Taure

Menikmati Air Terjun Saressang Taure, Surga Tersembunyi di Kabupaten Wajo

Butuh perjuangan lebih untuk sampai di Air Terjun Saressang Taure, di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo.

Tayang:
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI
Air terjung Saressang Taure, di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo. 

TRIBUNWAJO.COM, GILIRENG - Jaraknya sekitar 50 km dari Sengkang, ibu kota Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Butuh perjuangan lebih untuk sampai di Air Terjun Saressang Taure, di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo.

Akses jalan yang belum memadai menjadi kendala menuju obyek wisata yang belakangan ramai dikunjungi ini.

Meski demikian, kendaraan roda dua dan roda empat masih bisa mengaksesnya. Disarankan, lebih baik menggunakan motor atau mobil khusus untuk menuju lokasi.

Namun, keindahan alam yang terhampar selama perjalanan bisa melepas lelah. Terlebih ketika telah sampai di air terjun dengan ketinggian kurang lebih 25 meter.

Mendengar suara air yang jatuh dari ketinggian, serta melihatnya jatuh melewati bebatuan dengan guratan horizontal sungguh menakjubkan.

Ada dua lajur air terjun yang jatuh dalam satu ceruk di Saressang Taure. Ada yang langsung jatuh ke ceruk dalam dan ada pula yang mesti melewati undakan batu.

Sayangnya, air dalam ceruknya cukup keruh lantaran musim hujan.

Menurut Kepala Desa Arajang, Jumadi Kadere, keberadaan air terjung Saressang Taure sudah lama, bahkan sebelum dirinya menjadi kepala desa, tapi belakangan mulai ramai dikunjungi.

"Sebenarnya sudah lama ini, saya juga tidak tahu kenapa tiba-tiba ramai orang, kami juga sudah usul ke Pemda," katanya, saat ditemui di Air Terjun Saressang Taure, Selasa (7/7/2020).

Lantaran mulai ramai disambangi warga, Jumadi Kadere pun saat ini mengupayakan perbaikan akses menuju ceruk.

Sebab, akses untuk turun dari atas air terjung ke ceruk, lebih sulit lagi ketimbang menuju ke lokasi air terjun.

"Sebenarnya ada empat air terjung di Arajang, tapi ini yang paling tinggi dan cukup ramai. Makanya sementara dibersihkan dulu," katanya.

Banyak warga yang berkunjung, baik sekadar berfoto maupun mandi di air terjun. Saat ini, kebanyakan pengunjung hanyalah wisatawan lokal dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Wajo.

"Ini adalah salah satu potensi wisata di Kabupaten Wajo, cocok untuk menghabiskan akhir pekan," kata salah satu pengunjung, Roi.

Roi datang bersama teman-temannya dari Kecamatan Tempe. Menurutnya, pemerintah perlu memberikan perhatian terhadap obyek wisata Air Terjun Saressang Taure.

"Tempat ini sangat recomended di Kabupaten Wajo, ayo ke Saresaang Taure," katanya.

Sebagai catatan, lantaran baru terekspos ke masyarakat luas, ledakan pengunjung pun tak bisa dibendung.

Potensi pencemaran, seperti sampah menumpuk bisa saja terjadi. Olehnya, masyarakat diminta untuk tidak meninggalkan sampahnya di lokasi air terjung, demi keindahan dan kenyamanan bersama.

Selamat menikmati indah dan sejuknya Air Terjun Saressang Taure. Kelelahan perjalanan Anda pasti akan terbayar, percayalah!(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved