Breaking News:

Wisata Virtual Tribuners: Melihat Taman Batu Karst di Balocci, Jadi Hidden Gems Pangkep

Sajian batu karst di Balocci akan begitu nampak berbeda dengan destinasi lainnya seperti Leang-Leang dan Rammang-Rammang.

TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA JR
Keindahan Taman Batu Karst Balocci yang terletak di Desa Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/7/2020). Wisata Karst atau biasa disebut taman batu oleh masyarakat sekitar ini berjarak sekitar 53 km dari Kota Makassar dan disebut-sebut sebagai kawasan Karst terbesar di dunia setelah China saat ini. 

TRIBUNTIMURTRAVEL.COM- Wisata Virtual Tribuners seri keempat kembali menyambangi salah satu destinasi menarik di Sulawesi Selatan.

Masih dari arah utara Kota Makassar, tim WVT mencoba mengeksplor potensi wisata di Kawasan Geopark Maros-Pangkep.

Jika pada minggu sebelumnya WVT menyambangi Rammang-Rammang, kali ini menyambangi destinasi wisata yang belum banyak diketahui orang.

Tepatnya Taman Batu yang berlokasi di Desa Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.

Lokasi ini menjadi salah satu hidden gems objek wisata di Pangkep.

Meski jaraknya satu jam dari arah Rammang-Rammang, namun tempat ini masih termasuk dalam kawasan Geopark Maros-Pangkep.

Pada kesempatan tersebut, tim WTV mengabadikan setiap momen perjalanan.

Dari arah kota Makassar, menempuh perjalanan hingga dua jam dan tiba di Desa Balleangin lokasi Taman Batu berada.

Keindahan Taman Batu Karst Balocci yang terletak di Desa Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/7/2020). Wisata Karst atau biasa disebut taman batu oleh masyarakat sekitar ini berjarak sekitar 53 km dari Kota Makassar dan disebut-sebut sebagai kawasan Karst terbesar di dunia setelah China saat ini.
Keindahan Taman Batu Karst Balocci yang terletak di Desa Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/7/2020). Wisata Karst atau biasa disebut taman batu oleh masyarakat sekitar ini berjarak sekitar 53 km dari Kota Makassar dan disebut-sebut sebagai kawasan Karst terbesar di dunia setelah China saat ini. (TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA JR)

Perjalanan cukup menantang, pasalnya jalanan cukup terjal.

Namun beruntungnya kendaraan tetap bisa melewati jalur tersebut.

Halaman
123
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved