UIN Alauddin
Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin Minta Audiensi, WR III: Kami Sudah Lakukan, Mereka Tak Hadir
Pernyataan sikap Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin Makassar menolak SK Rektor Nomor 491 tahun 2020 terkait keringanan UKT beredar
Penulis: Hery Syahrullah | Editor: Suryana Anas
TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR - Pernyataan sikap Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin Makassar yang menolak SK Rektor Nomor 491 tahun 2020 terkait keringanan UKT Mahasiswa beredar di berbagai media.
Salah satu poin dalam pernyataan sikap tersebut adalah menuntut pimpinan UIN Alauddin membuka ruang audiensi dengan Aliansi Mahasiswa yang menolak SK Rektor tersebut.
Wakil Rektor III UIN Alauddin Makassar Prof Darussalam Syamsuddin turut angkat bicara terkait persoalan tersebut
Ia menegaskan, pihak kampus telah mengundang ketua lembaga-lembaga kemahasiswaan intra yang terdiri dari DEMA, SEMA dan UKM/UKK sejajaran UIN Alauddin Makassar untuk menggelar pertemuan di Training Center UIN Alauddin, Rabu (1/7/2020) lalu.
Hanya saja, beberapa lembaga kemahasiswaan saja yang hadir. Itu karena mereka yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa itu menolak untuk masuk ke dalam ruangan pertemuan.
“Kami sudah mengundang para ketua lembaga-lembaga kemahasiswaan intra kampus untuk mengadakan pertemuan, namun aliansi mahasiswa yang menolak SK Rektor itu tidak hadir” jelasnya, Senin (6/7/2020).
Darussalam menyebutkan, beberapa elemen telah dilibatkan dalam pertemuan tersebut. Seperti menghadirkan seluruh Wakil Rektor, Kepala Biro AUPK, Dekan dan Wakil Dekan III.
"Namun sangat disayangkan, para aliansi mahasiswa tak hadir," paparnya.
Padahal, tambah Darussalam, Rektor telah mendelegasikan otoritasnya pada seluruh Wakil Rektor sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
“Pimpinan telah membuka ruang dialog, mereka sendiri yang enggan bertemu,” tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/wakil-rektor-iii-uin-alauddin-makassar-prof-darussalam-672020.jpg)