Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dokter di Garis Depan

Ini Alasan dr Sugih Wibowo Bersedia Tangani Pasien Covid-19 Seorang Diri

Ia mengatakan didasari sukarela, ia memberanikan diri meski harus menangani ratusan pasien covid-19 di Hotel Herper Makassar, Jl Perintis Kemerdekaan.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/DESI TRIANA ASWAN
Dokumentasi Tribun Timur/Wawancara khusus bersama dr Sugih Wibowo, dokter relawan Covid-19, Humas IDI Makassar , dr Wahyudi Muchsin, dan Dekan FTI UMI, Dr Ir Zakir Sabara H Wata. 

"Ternyata surat penugasan saya ditambah lagi hingga 5 Juli kedepan," tuturnya.

Minggu ke minggu dilalui dr Sugih seorang diri bersama perawat yang berganti-ganti.

Walaupun punya hak untuk menolak, dr Sugih tetap menjalankan tugasnya sebagai bentuk rasa tanggungjawab atas profesi yang dimilikinya.

"Saya punya hak untuk menolak, tapi rencana Allah lebih baik daripada rencana saya. Saya yakin bahwa semuanya atas ijin Allah, saya akan tetap mengabdi hingga benar-benar selesai," tuturnya.

Ia juga meluapkan kekecewaannya karena tak pernah mendapatkan pergantian shif dengan rekan sejawatnya.

"Kekecewaan saya, kok bisa saya dokter sendiri, bisa gak saya shif-shifan," jelasnya.

Ia mengatakan waktu istrahatnya yang terbatas membuat kekhawatirannya kesehatannya pula ikut terganggu.

"Saya istrahat sehari paling banyak 5 jam sehari, itupun saya mengambil waktu disela-sela saya tak sibuk menangani peserta covid-19," tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved