FTI UMI
Yudisium Sarjana FTI UMI, Zakir Sabara: Jaga Jiwa-Jiwa Patriotisme Kepada Almamater Kita
Yudisium gelombang kedua Program Sarjana (S1) Fakultas Teknik Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar
Penulis: Alfian | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dr Zakir Sabara selaku Dekan FTI UMI membuka yudisium gelombang kedua Program Sarjana (S1) Fakultas Teknik Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dengan menyampaikan pidatonya, Rabu (1/7/2020).
Yudisium gelombang kedua ini digelar secara virtual dan disiarkan langsung di channel Youtube Tribun Timur.
Dihadapan para peserta Yudisium, Dr Zakir Sabhara meminta agar setelah keluar dari kampus mereka tetap menjaga nama baik almamater UMI.
Jaga jiwa-jiwa patriotisme kepada almamater kita, wujudnya adalah cinta kepada FTI, cinta kepada UMI bukan cinta kepada tahta, harta, wanita, penyalahgunaan kuota apalagi disalahgunakan untuk membully kampusmu," terangnya.
Hal senada disampaikan oleh Wakil Rektor II, Prof Salim Basalamah, yang mewakili Rektor UMI, Prof Basri Modding.
Menurutnya sekarang selain ke depan menjaga nama baik UMI, para lulusan juga harus mengutamakan berbakti kepada orangtua masing-masing.
"Kedua orangtua kalian pasti yang paling bergembira dan jaga momen ini, ini adalah langkah awal untuk kembali terus membanggakan orangtua," terangnya.
67 Lulusan
Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali menggelar Yudisium Program Sarjana (S1), Rabu (1/7/2020).
Sama seperti pada gelombang pertama, Yudisium gelombang kedua ini juga digelar secara virtual dan disiarkan langsung di channel Youtube Tribun Timur.
Hal itu dilakukan demi tetap mengikuti arahan pembatasan aktivitas keramaian di tengah pandemi Covid-19.
Pada gelombang kedua ini sebanyak 67 peserta mengikuti Yudisium dan ditetapkan sebagai Sarjana Teknik (ST).
Terdiri dari 28 orang Program Studi Teknik Industri, 28 orang Teknik Kimia dan 28 orang Teknik Pertambangan.
Dekan FTI UMI, Dr Zakir Sabhara, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada para lulusan periode kali ini.
Menurutnya mereka yang mengikuti Yudisium saat ini adalah generasi-generasi tangguh yang bisa melewati segala macam persoalan.
"Kalian adalah generasi percobaan waktu ingin tamat SD dengan lima paket ujian nasional, mau tamat SMP kalian adalah generasi percobaan 20 paket Ujian Nasional, dan mau tamat SMA kalian juga generasi percobaan UN dengan sistem komputerisasi. Sekarang untuk kali pertama kalian juga menjadi generasi pertama yang melalui Yudisium dengan Zoom bahkan Wisuda besok juga," paparnya.