Tribun Bulukumba

Telat Bayar Tagihan Rp 54 Ribu, Aliran Listrik di Rumah Anggota Panwascam di Bulukumba Diputus PLN

Meteran listrik PLN di rumah salah seorang warga BTN II Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, dicabut petugas PLN

TRIBUN-TIMUR.COM/AKBAR
Ilustrasi meteran listrik 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Meteran listrik PLN di rumah salah seorang warga BTN II Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Farman, dicabut oleh petugas PLN.

Pencabutan tersebut, lantaran pemilik rumah terlambat membayar tagihan listriknya sebesar Rp54 ribu.

Pemilik rumah tersebut diketahui merupakan anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba.

Farman yang dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menyebut pemutusan aliran listrik di rumahnya, dilakukan petugas PLN, Sabtu (27/6/2020) lalu.

“Iya. Aliran listrik di rumah saya diputus," kata Farman.

“Hari Jumat datang penagihnya, saat itu memang saya janji bayar sore, cuman karena sibuk dengan pekerjaan yang mendesak semua, akhirnya saya lupa," tambah Farman.

Namun, pada hari Sabtu ia mendapat kabar dari istrinya, jika meteran listrik PLN di rumahnya telah di cabut.

Meskipun saat itu, istrinya memohon dan menegaskan bakal membayar di hari itu.

"Tapi pihak PLN tidak perduli dan langsung memutus sumber listrik yang masuk kerumah kami,” tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved