Breaking News:

Gugus Tugas Covid-19 Sulsel Gelar Video Conference Update Penanganan Corona

Gugus Tugas Covid-19 Sulsel membagikan kabar terbaru terkait penanggulangan virus Corona kepada media.

Editor: Sakinah Sudin
Humas Pemprov Sulsel
Gugus Tugas Covid-19 Sulsel membagikan kabar terbaru terkait penanggulangan virus Corona kepada media, melalui video conference, Selasa (23/6/2020). 

"Seperti yang diketahui bahwa minggu kemarin kita telah membentuk Inspektur Covid dan hari itu juga dilakukan sosialisasi di kelurahan dan kecamatan yang melibatkan berbagai pihak. Sampai pada hari Sabtu kemarin kita melakukan penerapan sanksi dari Peraturan Wali Kota kepada orang-orang dan tempat usaha yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan," bebernya.

Selain itu, Pemerintah Kota Makassar juga telah melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di seluruh wilayah Kota Makassar.

"Hari Sabtu dan Minggu kita melakukan penyemprotan disinfektan secara massal. Ada 15 kecamatan yang menjadi prioritas utama, khususnya jalan-jalan utama, pusat perbelanjaan dan tempat ibadah. Ini semua tentu menjadi upaya bagaimana agar masyarakat kita bisa terhindar dari Covid-19 dan yang terpapar bisa tertangani," tambahnya.

Ia menambahkan, sampai hari Selasa ini, Inspektur Covid di Makassar tetap melakukan edukasi kepada masyarakat.

"Walaupun sebagian masyarakat mungkin menganggap bahwa virus ini sudah berlalu, tetapi kita tidak pernah berhenti untuk melakukan edukasi, sosialisasi dan menyampaikan apa yang menjadi resiko jika tidak mematuhi protokol kesehatan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ichsan Mustari, menegaskan, peningkatan dan penurunan angka positif Covid-19 bukan sebuah ajang perlombaan.

Bukan untuk menentukan provinsi mana yang banyak atau sedikit positif corona.

"Yang pasti memang virus ini menyebar secara cepat, jadi logikanya jika di suatu tempat protokol kesehatan tidak dijalankan, maka tidak mungkin mendapatkan angka (positif corona) yang sedikit," tegasnya.

Menurutnya lagi, penguatan social distancing dan physical distancing harus dilakukan, bukan hanya di luar rumah, tetapi juga di dalam rumah.

"Seperti penambahan yang terjadi di Bulukumba, berdasarkan hasil tracing contact yang kita dapatkan itu adalah kontak serumah. Kami sampaikan juga bahwa sampai saat ini, rapid test kepada masyarakat masih terus kita lakukan dan tentunya juga penyediaan fasilitas pendukung lainnya," tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved