Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Bantaeng

Warga Bantaeng Khawatir Banjir Susulan

Warga di Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Alif, merasa waswas karena pasca banjir, setiap hari hujan masih terus terjadi.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Suasana pasca banjir di Kampung Garegea, Kelurahan Tappanjeng, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sabtu (13/6/2020). 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Bantaeng membuat warga waswas banjir susulan akan terjadi.

Hingga malam ini 19 Juni 2020, hujan beserta angin kencang terus terjadi di Kabupaten Bantaeng.

Warga di Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Alif, merasa waswas karena pasca banjir, setiap hari hujan masih terus terjadi.

"Bikin kaget-kaget ini, tidak bisa orang tidur nyenyak," kata Alif saat di hubungi TribunBantaeng.com, Jumat, (19/6/2020).

Apalagi drainase yang berada tepat di samping rumahnya sangat cepat meluap apabila curah hujan tinggi.

Sehingga, sangat berpotensi banjir susulan akan terjadi apabila hujan terus mengguyur Bantaeng.

Selain itu, perasaan was-was karena saat ini diketahui sebagian tanggul Cekdam Balang Sikuyu jebol, sehingga berpotensi kembali terjadi banjir.

Diketahui, Banjir bandang melanda Kabupaten Bantaeng terjadi pada Jumat, (12/6/2020), lalu.

Akibat banjir, rumah warga mengalami rusak parah, bahkan terdapat rumah hanyut dan ambruk akibat hantaman air.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantaeng, mencatat sebanyak 2233 rumah yang rusak, dengan kerugian mencapai Rp 25 miliar.

Kemudian, sawah dan ladang jagung warga habis akibat banjir. Sehingga mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Parahnya lagi, banjir mengakibatkan satu orang ditemukan tewas dalam drainase.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved