Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kisah Laporan Pertama Kasus AIDS di Dunia, Ditemukan pada 5 Pria Homoseksual di Amerika Serikat

AIDS pertama kali dilaporkan ketika ditemukan adanya Pneumonia pneumosistis pada lima laki-laki homoseksual di Los Angeles.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Pixabay.com
Kasus AIDS pertama kali dilaporkan di Amerika Serikat 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Sederet peristiwa sejarah terjadi pada 5 Juni ini.

Diantaranya laporan kasus pertama Aids di dunia.

Seperti diketahui Aids merupakan salah satu penyakit yang menular lewat hubungan sex.

Jenis penyakit ini bukan hal baru dalam dunia medis.

Namun sudah ada sejak tahun 1981.

Tepatnya pada 5 Juni 1981, AIDS pertama kali dilaporkan ketika Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat mencatat adanya Pneumonia pneumosistis (sekarang masih diklasifikasikan sebagai PCP tetapi diketahui disebabkan oleh Pneumocystis jirovecii) pada lima laki-laki homoseksual di Los Angeles.

Dilansir dari wikipedia, dua spesies HIV yang diketahui menginfeksi manusia adalah HIV-1 dan HIV-2.

HIV-1 lebih mematikan dan lebih mudah masuk kedalam tubuh. HIV-1 adalah sumber dari mayoritas infeksi HIV di dunia, sementara HIV-2 sulit dimasukan dan kebanyakan berada di Afrika Barat.

Baik HIV-1 dan HIV-2 berasal dari primata. Asal HIV-1 berasal dari simpanse Pan troglodytes troglodytes yang ditemukan di Kamerun selatan.

HIV-2 berasal dari Sooty Mangabey (Cercocebus atys), monyet dari Guinea Bissau, Gabon, dan Kamerun.

Banyak ahli berpendapat bahwa HIV masuk ke dalam tubuh manusia akibat kontak dengan primata lainnya, contohnya selama berburu atau pemotongan daging.

Teori yang lebih kontroversial yang dikenal dengan nama hipotesis OPV AIDS, menyatakan bahwa epidemik AIDS dimulai pada akhir tahun 1950-an di Kongo Belgia sebagai akibat dari penelitian Hilary Koprowski terhadap vaksin polio.

Namun, komunitas ilmiah umumnya berpendapat bahwa skenario tersebut tidak didukung oleh bukti-bukti yang ada.

UNAIDS dan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah membunuh lebih dari 25 juta jiwa sejak pertama kali diakui tahun 1981, membuat AIDS sebagai salah satu epidemik paling menghancurkan pada sejarah.

Meskipun baru saja, akses perawatan antiretrovirus bertambah baik di banyak region di dunia, epidemik AIDS diklaim bahwa diperkirakan 2,8 juta (antara 2,4 dan 3,3 juta) hidup pada tahun 2005 dan lebih dari setengah juta (570.000) merupakan anak-anak.

Secara global, antara 33,4 dan 46 juta orang kini hidup dengan HIV.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved