Breaking News:

Ketika Hasil Swab Istri Negatif Corona Tapi Dikubur Sesuai Protokoler Covid-19, Dialami Warga Gowa

Mereka kecewa atas perlakuan yang diterima keluarganya dari tim Gugus Tugas Covid 19 Sulsel dan pihak rumah sakit Bhayangkara Makassar.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Ansar
facebook
Pasien stroke dimakamkan secara covid-19 bikin keluarga marah 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kisah miris satu keluarga di Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kisah tersebut dialami oleh Andi Baso Ryadi Mappasulle.

Mereka kecewa atas perlakuan yang diterima keluarganya dari tim Gugus Tugas Covid 19 Sulsel dan pihak rumah sakit Bhayangkara Makassar.

Istrinya meninggal dunia akibat stroke. Namun dikubur dengan protokoler Covid-19.

Saat jenanazah tiba di Gowa Baso dan putrinya  Andi Esa Abram, berusaha menghalau petugas dan memohon supaya tidak dikubur protokoler Covid-19.

Namun upayanya gagal. Jenazah sang istri tetap dikubur sesuai perintah.

Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Kampung Bontosunggu Jeneponto

VIDEO: Yayasan Buddha Tzu Chi Perwakilan Makassar Salurkan Matkes ke Lantamal VI

Baso tidak tinggal diam atas pemakaman jenazah istrinya di pekuburan pasien Covid-19 milik Pemprov Sulawesi Selatan.

Pekuburan itu terletak di Jalan Teratai Indah Macanda, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu.

Boso mengajukan pemindahan pemakaman istrinya kepada Ketua Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Sulsel.

Hal itu tertera dalam salinan surat yang diperoleh Wartawan Tribun Timur, Kamis (4/6/2020) siang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved