Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

2 Polwan Cantik Ditawar Pelanggan Prostitusi, Dandan Seksi hingga Bos Kaget, Nasibnya Sekarang

Waktu masih berpangkat AKP, Rochana dan Mira yang saat itu bripda (Brigadir dua) melakukan penyamaran.

Editor: Ansar
KOLASE
Ilustrasi Polwan nyamar jadi PSK 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dua Polwan Cantik Rochana Sulistyaningrum dan Mira Indah Cahyani pernah menyamar menjadi PSK, kini bernasib mujur.

Rochana Sulistyaningrum telah naik pangkat menjadi komisaris polisi (kompol).

Waktu masih berpangkat AKP, Rochana dan Mira yang saat itu bripda (Brigadir dua) melakukan penyamaran.

Kapolsek perempuan dan seorang polwan cantik melakukan penyamaran, membongkar kasus perdagangan perempuan yang berkedok Warung Kopi Kuro-Kuro di Dukuh Rames, Desa Sukoharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, Jawa Tengah.

Dalam penyamaran itu, Rochana diyakinkan oleh pegawai warung kopi masih laku namun relatif murah hanya Rp 50.000 sekali kencan.

“Kalau saya ditawarkan ke brondong, paling dikasih jajannya (istilah uang bayaran) Rp 50.000. Kalau Bripda Mira kan tubuhnya bagus, kemarin ditawar bisa dapat Rp 350.000 sekali kencan,” ujar Rochana kala itu.

Berikut ini selengkapnya pengalaman penyamaran sang Polwan Cantik.

Kapolsek Wedarijaksa, AKP Rochana Sulistyaningrum saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/10/2017).
Kapolsek Wedarijaksa, AKP Rochana Sulistyaningrum saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/10/2017). (KOMPAS.com/Puthut Dwi Putranto)

Dandan Seksi, ditawar Pelanggan

Tanpa ragu, dua polwan cantik ini menyamar jadi PSK (pekerja seks komersil), melakoni kehidupan malam.

Penyamaran polwan ini membuktikan bahwa posisi polwan setara dengan polisi pria.

Ilustrasi Polwan atau polisi wanita.
Ilustrasi Polwan atau polisi wanita. (Istimewa)

Meski secara fisik berbeda, namun tugasnya sama berat.

Dua polwan cantik ini turun langsung, menyamar 'melakoni' kehidupan gelap itu.

AKP Rochana Sulistyaningrum dan Bripda Mira Indah Cahyani bergerak secara rapi dan terencana.

Dalam kehidupan malam, prostitusi dan narkoba bagaikan dua mata koin yang sulit dipisahkan.

Di beberapa tempat, bahkan ada yang sampai hati memperkerjakan anak di bawah umur untuk menjadi seorang penjaja seks.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved