Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hari Lahir Pancasila

Makna Pancasila Bagi Irman Yasin Limpo

Dengan falsafah ini, tentu warga negara Indonesia menurut Irman, diberikan perlindungan hukum dan hak

Tayang:
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Imam Wahyudi
Saldy/Tribun Timur
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Setda Pemprov Sulsel, Irman Yasin Limpo 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Besok, pemerintah pusat, hingga daerah akan memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni. Harlah Pancasila juga ditetapkan sebagai libur nasional di Indonesia.

Seperti apa makna Harlah Pancasila?

Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Provinsi Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan Pancasila adalah landasan moral dan hukum berbangsa dan bertanah air.

Dengan falsafah ini, tentu warga negara Indonesia menurut Irman, diberikan perlindungan hukum dan hak yang sama oleh negara.

"Sebagai warga kita punya landasan moral dan hukum, serta norma berbangsa kita sehingga ngopi-pun serasa bahagia," kata pria yang akrab disapa None ini, Minggu (31/5/2020).

Bagi dia, Indonesia yang kini dilanda wabah Covid-19, justeru memperlihatkan persatuan bangsa Indonesia melawan wabah mematikan ini.

Kebijakan social distancing yang digaungkan pemerintah pun kata None, bukan dasar bahwa negara Indonesia sedang dilanda perpecahan.

"Malah memperkuat rasa kemanusaiaan kita, karena itu bentuk peduli sesama manusia," katanya.

Saat ini lanjut None, tidak hanya pemerintah, elite hingga masyarakat pun berbondong-bondong menyalurkan bantuan kepada mereka yang terdampak covid.

"Ini juga merupakan berkeadilan sosial diantara sesama anak bangsa hingga pada ujungnya memperkuat rasa persatuan," ujar None.

Jokowi Irup di Harlah Pancasila

Pejabat Pemprov Sulsel, Jufri Rahman diberikan mandat sebagai Ketua Panitia Hari Lahir (Harlah) Pancasila yang dirangkaikan dengan Juni Bulan Bung Karno di lingkup Kemenpan RB, di Jakarta.

Jufri yang kini menjabat , Plt Deputi RB Kunwas Kemenpan RB, mengatakan kegiatan Hari Lahir Pancasila, akan berlangsung Senin, 1 Juni 2020 mendatang.

Menurut dia, berbagai agenda aksi juga akan dilaksanakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Jufri menjelaskan berdasarkan Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 4 Tahun 2020 tentang Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2020, ditetapkan tema tahun ini adalah Pancasila dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan, menurut mantan Kepala Bappeda Provinsi Sulsel itu diantaranya pemasangan baliho besar pada beberapa titik dan penayangan cuplikan film dokumenter di videotron Jakarta, Kota Sabang, Makassar, Manado, dan Merauke.

"Kami akan memasang standing banner dan banner yang berisi kalimat bijak para tokoh tentang Pancasila," ungkap Jufri, via WhatsApp, ke Tribun.

Puncak kegiatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2020 akan dilaksanakan upacara secara online.

Presiden Jokowi dijadwalkan akan bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) yang dihadiri Menteri PAN RB bersama pejabat eselon I dan II lingkup Kemenpan RB sebagai peserta upacara.

Setelah upacara, kata Jufri, Menpan RB akan membagikan masker merah putih bergambar silhoutte burung garuda kepada para pengendara di perempatan lampu merah depan kantor Kemenpan RB. Aksi ini secara serentak juga dilakukan di empat titik pada kawasan silang Monas.

Selanjutnya, pada 8 Juni 2020, akan diselenggarakan webinar bertema
Pancasila dalam Tindakan Gotong Royong Melawan Covid-19 dengan Keynote speech Menteri PAN RB dan narasumber Kepala BPIP, Yudian wahyudi, Sejarawan Asvi Warman Adam, dan Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah.

Webinar akan dipandu moderator Brigjen Pol Rakhmad Setiyadi.

"Webinar ini akan diikuti oleh ASN dari seluruh Indonesia bahkan ASN yang sedang tugas di luar negeri," ungkap Jufri.

Menpan RB, Tjahjo Kumolo ketika memberikan arahan kepada panitia Hari Lahir Pancasila menjelaskan, untuk peringatan Bulan Bung Karno telah dilakukan sejak tahun 2010, dan akan berlangsung terus guna melanjutkan ide, gagasan, pemikiran, cita-cita, dan perjuangan Bung Karno, Proklamator, dan Bapak Bangsa Indonesia.

Peringatan Bulan Bung Karno di tengah Covid-19 untuk menggelorakan semangat berdiri di atas kaki sendiri.

Dari pandemi ini bangsa Indonesia diingatkan bagaimana setidaknya Indonesia harus berdikari sekurang-kurangnya di bidang pangan, kesehatan, energi, keuangan, pertahanan, dan keamanan.

Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Harlah Pancasila dan Juni bulan bung karno akan diakhiri dengan acara Bakti sosial dan kunjungan ke beberapa panti asuhan dan panti werdha sebagai aktualisasi sila kedua dan sila kelima Pancasila.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved