BLT Sinjai
Update BLT Sinjai Berakhir Maut, Keluarga Tolak Kubur Jenazah Sebelum Polisi Tangkap Istri Pelaku
Update BLT Sinjai berujung maut, Keluarga Tolak Kubur Jenazah Sebelum Polisi Tangkap Istri Pelaku di Dusun Tomantang Desa Bonto Sinala
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Mansur AM
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Update BLT Sinjai berujung maut, Keluarga Tolak Kubur Jenazah Sebelum Polisi Tangkap Istri Pelaku di Dusun Tomantang, Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong.
Kasus Bantuan Langsung Tunai atau BLT Sinjai berakhir maut menyita perhatian warga.
Kasus ini diawali cekcok istri pelaku dengan kepala dusun yang merupakan ayah korban.
Sekaligus peringatan bagi pengelola BLT agar tidak terjadi kejadian serupa di tengah Pandemi Covid-19.
Andi Asdar putra Kepala Dusun Tomantang meregang nyawa ditikam tetangganya Anwar.
Perkembangan terbaru, Pihak keluarga enggan mengubur jenazah Andi Asdar (44), korban penikaman di Dusun Tomantang, Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Asdar tewas di ujung badik tetangganya pada Minggu (24/5/2020) malam.
Emi Mahasiswi Makassar Dituntut Hukuman Berat, Berani Melawan Hukum Demi Lifestyle dan Uang Kuliah
Update Corona Makassar Per Kecamatan Selasa 26 Mei, Kec Ujung Pandang Kini Tertinggi, Tamalate No 2
GAWAT! Sulsel Urutan 4 Terbesar Corona Indonesia Salip Jawa Tengah, Penyebabnya Luwu Timur Melonjak
"Keluarga tidak mau mengubur jenazah Asdar sebelum Marlena juga ditangkap polisi," kata adik ipar Asdar bernama Mahmud kepada TribunSinjai.Com di rumah duka, Senin (25/4/2020).
Setelah polisi setempat memperlihatkan foto penahanan Marlena di Polres Sinjai, barulah keluarga mau mengubur jenazah Asdar.
Korban dikubur di kebun miliknya yang terletak di bagian belakang rumahnya di Dusun Tomantang, Desa Bontosinala.
Hansip (bukan anggota BPD ) Desa Bontosinala ini tewas ditikam oleh Anwar setelah adu mulut dengan Marlena, istri Anwar.
Emi Mahasiswi Makassar Dituntut Hukuman Berat, Berani Melawan Hukum Demi Lifestyle dan Uang Kuliah
Update Corona Makassar Per Kecamatan Selasa 26 Mei, Kec Ujung Pandang Kini Tertinggi, Tamalate No 2
GAWAT! Sulsel Urutan 4 Terbesar Corona Indonesia Salip Jawa Tengah, Penyebabnya Luwu Timur Melonjak
Asdar terlibat adu mulut dengan Marlena diduga karena Marlena kesal tidak mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa.
Asdar ikut emosi dan mengancam parang Marlena.
Melihat aksi Asdar ingin memarangi Marlena, sang suami mengambil badik dan berkelahi dengan Asdar.
Saat berkelahi, Anwar menikam dada Asdar yang juga tetangganya itu.
Asdar sempat ditolong keluarganya dan dibawa ke Puskesmas Bijinangka. Dan di tempat itu, Asdar menghembuskan nafas terakhirnya.
Dirangkum tribun-timur.com, berikut fakta-fakta kejadian yang menjadi perhatian pemda dan polisi itu:
1. Lokasi Kejadian
Anak Kepala Dusun di Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, tewas dtikam tetangga.
Warga yang tewas tersebut merupakan putra dari Kepala Dusun Tomantan, Amiruddin.
Penikaman melibatkan seorang warga bernama Anwar bin Kadir (41) dan anak Kadus, Andi Asdar (43).
Anwar membunuh Asdar (43) dengan cara menikam korban pada bagian dadanya.
2. Kronologi Lengkap
Warga Dusun Tomantan, Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan bernama Anwar bin Kadir (41) menikam tetangganya bernama Asdar (43) hingga tewas.
Anwar membunuh Asdar (43) dengan cara menikam korban pada bagian dadanya.
ALHAMDULILLAH! Ujicoba mRNA-1273 Vaksin Covid-19 Sukses, Kontrak Produksi Skala Besar Sudah Diteken
Update Corona Sulsel Senin 25 Mei Hari Ini, Makassar Tambah 30 Cek Juga Lutim, Gowa, Toraja, Bone
Begini Kronologi Pemuda di Toraja Hingga Mencabuli Anak di Bawah Umur, Awalnya Diajak Jalan-jalan
Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan menjelaskan kronologi penikaman hingga menewaskan Asdar.
Istri Anwar bernama Lena (40) sebelum peristiwa penikaman beradu mulut dengan Asdar.
Mereka adu mulut karena sedang mempertanyakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada orangtua Asdar bernama Amiruddin yang juga kepala dusun setempat.
Lena datang mempertanyakan alasan pemerintah melalui Kepala Dusun Amiruddin mengenai alasannya tidak mendapatkan BLT.
Namun Lena tidak berhasil menjumpai Amiruddin dan bertemu dengan Asdar. Sehingga ia pulang.
3. Pelaku dan Korban Saling Serang Pakai Senjata Tajam
Di perjalanan pulang, Lena bertemu dengan Asdar.
Lena menyampaikan maksud kedatangan dirinya ke rumah Amiruddin.
Setelah menyampaikan hal itu, terjadi ketersinggungan sehingga adu mulut.
Mendengar kejadian itu, Anwar lalu mendatangi mereka sambil bawa badik.
Anwar tiba ikut membela istrinya hingga terjadi adu mulut dan perkelahian.
Asdar lebih awal mengayungkan parang ke arah Anwar.
Aksi itu dibalas aksi tikaman badik yang mengenai dada korban.
Usai Asdar mengalami tikaman, warga setempat langsung melarikan ke Puskesmas Bijinangka.
Dan di puskesmas, Asdar menghembuskan nafas terakhirnya.
4. Pelaku Ditangkap POolisi
Sedangkan Anwar bersama istrinya Lena meninggalkan lokasi kejadian dan menuju rumahnya yang jaraknya hanya 15 meter dari tempat itu.
Tak lama kemudian Anwar meninggalkan rumahnya lalu ke rumah saudaranya.
Selanjutnya polisi Polsek Sinjai Borong dan Polres Sinjai menangkap Anwar lalu dibawa ke Mapolres Sinjai.
"Tersangka dan barang buktinya sudah kita amankan dan saat ini situasi di lokasi kejadian di Bontosinala kondusif," kata AKBP Iwan Irmawan.
5. Rumah Pelaku Dijaga Ketat Polisi
Anggota Polsek Sinjai Borong dan Polres Sinjai, Sulawesi Selatan menjaga rumah pelaku penikaman Anwar (24) di Dusun Tomantang, Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Senin (25/5/2020).
Ada belasan polisi yang berjaga-jaga di rumah korban maupun di dekat rumah duka.
Polisi tampak berjaga di depan rumah pelaku dengan berpakaian seragam.
Sedang Anwar sudah diamankan di Polres Sinjai. Dan korban Andi Asdar dimakamkan di kebunnya.
Pada Rabu (24/5/2020) petang Anwar bin Kadir (41) menikam tetangganya bernama Asdar (43) hingga tewas.
Anwar membunuh Asdar (43) dengan cara menikam korban pada bagian dadanya.
Aksi perkelahian dan penikaman ini dipicu adu mulut istri Anwar bernama Marlena (40) dengan Asdar.
Mereka terlibat cekcok kepada korban karena Anwar dan Marlena tak dapat Bantuan Langsung Tunai (BLT).
(*)
Emi Mahasiswi Makassar Dituntut Hukuman Berat, Berani Melawan Hukum Demi Lifestyle dan Uang Kuliah
Update Corona Makassar Per Kecamatan Selasa 26 Mei, Kec Ujung Pandang Kini Tertinggi, Tamalate No 2
GAWAT! Sulsel Urutan 4 Terbesar Corona Indonesia Salip Jawa Tengah, Penyebabnya Luwu Timur Melonjak