PSM Makassar
Selama Berseragam PSM, Ferdinand Sinaga Akui Tak Pernah Dapat Jaminan Sebagai Pemain Utama
Ferdinand Sinaga bercerita tentang bagaimana perjalanan karirnya sejak berseragam PSM Makassar.
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Suryana Anas
Dibandingkan starter hanya 13 laga pada musim tersebut dan empat laga ditarik keluar.
Di musim 2019 pun demikian, dia hanya mencatatkan sebanyak 14 kali starter dan 14 masuk menggantikan.
Meski demikian, Ferdinand mampu bersaing sebagai top skor dalam tim dengan mencetak 10 gol di musim 2018 dan sembilan gol di tahun 2019.
"Ini saatnya aku ada turunnya, jadi harus terima lah. Harus belajar. Kita jangan belajar di atas saja, tapi kita juga belajar saat di titik terendah.
Walau tak pernah mendapat jaminan sebagai pemain utama, Ferdinand tetap merasa senang berada di PSM.
Faktor keluarga menjadi utama lantaran istri dan tiga putranya menetap di Makassar.
Suasana kekeluargaan yang apik antara pemain PSM juga diakui Ferdinand jadi faktor lain.
Namun jika pelatih memang sudah tidak membutuhkan dirinya, ia menegaskan harus legowo untuk berganti kostum.
"Setelah lebih tiga tahun di sini, untuk keluar pun pasti sudah lain. Cocok sampai dibutuhkan lah. Tapi mungkin agak berat (keluar dari PSM) tapi mau tidak mau karena ini kebutuhan tim," pungkasnya.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @wahyusunanto_21
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/striker-psm-makassar-ferdinand-sinaga-2652020.jpg)