Pengacara Terbaik Indonesia

Hotman Paris dan Yusril Ihza Mahendra Tak Masuk Daftar 100 Pengacara Terbaik Indonesia

Di antaranya Hotman Paris Hutapea. Ia merupakan pengacara flamboyan yang komentar dan aktivitasnya kerap menghiasi media mainstream maupun media sosia

instagram
hotman paris bingung 

TRIBUN-TIMUR.COM - Daftar 100 pengacara terbaik di Indonesia di tahun 2020 telah dirilis oleh Asia Business Law Journal.

Namun dari 100 pengacara terbaik itu, sejumlah nama terkenal ternyata tidak masuk.

Di antaranya Hotman Paris Hutapea. Ia merupakan pengacara flamboyan yang komentar dan aktivitasnya kerap menghiasi media mainstream maupun media sosial di tanah air.

Nama lain yang tidak masuk daftar tersebut adalah Yusril Ihza Mahendra, Managing Director Ihza & Ihza Law Firm.

Kiprah Yusril yang belum lama ini membetot perhatian publik adalah ketika memimpin Tim Kuasa Hukum Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dalam memenangi sengketa Pilpres melawan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada tahun lalu.

 
Pengacara dan shareholder Sriwijaya Air Yusril Ihza Mahendra usai melangsungkan rapat dengan Menteri Perhubungan dan Menko Kemaritiman dan Investasi di Jakarta, Kamis (7/11/2019). (KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)
Pengacara Yusril Ihza Mahendra 

Daftar 100 lawyers top Indonesia yang dirilis Asia Business Law Journal pada 19 Mei 2020 ini mengacu pada penelitian ekstensif dan nominasi yang diterima dari konsultan internal korporasi di Indonesia dan tempat lain, hingga mitra firma hukum Indonesia yang berbasis di luar negeri.

Sebagian besar pengacara berkantor di ibu kota Jakarta, wilayah yang menjadi pusat bisnis terbesar di Indonesia, sebagai basis perusahaan milik negara dan kantor pemerintahan, pusat keuangan, serta inkubator bagi banyak start-up.

Sesuai ekspektasi, daftar 100 lawyers top ini terdiri dari pimpinan di banyak firma hukum terkemuka di Indonesia, serta para praktisi berbakat di beberapa firma kecil dan spesialis.

Mereka antara lain Ahmad Fikri Assegaf, partner dan co-founder Assegaf Hamzah and Partners; Tony Budidjaja, managing partner Budidjaja International Lawyers; Bagus Nur Buwono, managing partner Bagus Enrico & Partners. 

Kemudian Mohamed Idwan Ganie, managing partner Lubis Ganie Surowidjojo; Luhut Pangaribuan, founder Luhut Marihot Parulian Pangaribuan; Suhardi Somomoeljono, managing partner SSA Advocates; Fred Tumbuan, founder dan senior partner Tumbuan & Partners; serta Ary Zulfikar, managing partner AZP Legal Consultants.

 Inilah Penyebab Harga Gula Pasir Masih Mahal Menurut Kemendag, Masalah Muncul Sejak Maret

 Segera Kirim Lewat WhatsApp, Besok Hari Terakhir Pelaporan Foto Stand Meter Listrik, Berikut Caranya

Jason Lloyd, partner Porter Hedge (Amerika Serikat), merekomendasikan M Iqbal Hadromi, founder dan partner Hadromi & Partners. Alasannya, Iqbal sangat responsif, selain pengetahuannya yang mendalam tentang hukum Indonesia.

Halaman
12
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved