Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Viral

VIRAL Pria Jual Blender Menangis di Pinggir Jalan, Tunggu Pembeli, Tak Punya Uang untuk Beli Beras

Video pria tersebut viral setelah diunggah pemilik akun Facebook, Dendy Ardiyan P pada Rabu (20/5/2020).

Editor: Ansar
Kompas.com
Postingan video seorang bapak yang menjual blender di pinggir jalan karena lapar sambil menangis menjadi viral.(KOMPAS.COM/SUKOCO)   

TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang pria menangis sambil menjual sebuah blender di pinggir jalan viral di media sosial.

Video pria tersebut viral setelah diunggah pemilik akun Facebook, Dendy Ardiyan P pada Rabu (20/5/2020).

Video itu dikomentari ribuan netizen.

Dalam video itu terlihat, seorang pria menangis sambil menawarkan blender kepada pengendara.

Pria yang mengenakan masker itu mengaku menjual blender untuk makan.

"Untuk makan, untuk anak istri saya makan," katanya sambil menangis seperti terekam dalam video tersebut.

UPDATE Corona Indonesia Kamis 21 Mei 2020, Bertambah 973 Kasus, Sembuh 4.838 Orang

Takut Ditangkap Polisi Setelah Perkosa Tetangga yang Masih Gadis, Pria ini Gantung Diri

Tak berapa lama, seorang pejalan kaki mengampiri pria tersebut.

Pejalan kaki itu menanyakan harga blender yang dijualnya.

Pria itu menjawab seikhlasnya asal bisa makan.

Pejalan kaki itu mengeluarkan uang Rp 100.000 dan memberikannya kepada pria tersebut.

Ia juga meminta pria itu menyimpan blender itu.

Tangis pria yang menjajakan blender di pinggir jalan itu sontak pecah.

Pria yang menjual blender itu merupakan Sujono (40), warga Desa Pojok Sari, Kabupaten Magetan.

Sujono mengatakan, terpaksa menjual blender bekas itu di pinggir Jalan Raya Magetan-Maopati karena tak lagi punya uang buat beli beras.

Sujono, pria yang menjual blender sambil menangis di pinggir jalan, saat ditemui di kediamannya di Desa Pojok Sari, Magetan, Rabu (20/5/2020).
Sujono, pria yang menjual blender sambil menangis di pinggir jalan, saat ditemui di kediamannya di Desa Pojok Sari, Magetan, Rabu (20/5/2020). (Kompas.com)

Pria yang berprofesi sebagai pedagang pentol keliling itu sudah tiga bulan tak berjualan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved