Update Corona Polman

Abaikan Physical Distancing, Begini Padatnya Pangunjung Pasar Wonomulyo Polman

Pandemi virus coroba tak mempengaruhi aktivitas di Pasar Wonomulyo Polman, Sulawesi Barat. Pasar tetap ramai dari pagi hingga jelang malam.

TRIBUN TIMUR/NURHADI
Pasar Wonomulyo Polman tetap ramai di tengah pandemi Covid-19. 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN -- Pandemi virus coroba tak mempengaruhi aktivitas di Pasar Wonomulyo Polman, Sulawesi Barat.

Pasar tetap ramai dari pagi hingga jelang malam.

Warga sepertinya tak khawatir dengan ancaman corona padahal Wonomulyo masuk zona merah penyebaran Covid-19.

Pantauan awak Tribun pengunjung maupun pedagang benar-benar mengabaikan anjuran physical distancing. Bahkan para pengunjung kebanyakan tak menggunakan masker.

Salah satu pedagang sayur, Ani mengatakan, sebenarnya mereka takut dengan ancaman corona. Apalagi mereka tak tahu darimana saja para pengujung yang membanjiri pasar dari pagi hingga malam.

"Waswaski, karena kita tidak tahu yang datang ke sini siapa saja dan dari mana. Ini juga sebenarnya gara-gara pemerintah tidak tegas jalankan kebijakan,"kata Anu ditemui di penjuapannya, Minggu (17/5/2020).

Ia mengaku mereka juga serba salah karena jika tak berdagang mereka tidak tahu darimana harus mendapat penghasilan.

"Khawatir sekali kami sebenarnya. Terlebih ketika menerima lembaran uang dari para pembeli yang bisa saja jadi media penyebaran virus. Tapi ya mau gimana lagi, namanya bantu keluarga cari tambahan (uang) ndak makanka itu kalau ndak menjualka,"pungkasnya.

Menanggapi situasi tersebut, Sekertaris Kecamatan Wonomulyo yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 kecamatan Samiaji mengatakan pihaknya sudah berbuat untuk mengawal edaran bupati tentang jadwal pasar dan pembatasan jam aktifitas pasar.

Namun Samiaji mengaku banyak dari penjual yang tidak menaati aturan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved