Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BRSAMPK Toddopuli

BRSAMPK Toddopuli Salurkan Bantuan kepada 50 anak di TAS Khalifah

Kepala Seksi Layanan Rehabilitasi Sosial BRSAMPK Toddopuli Makassar Bambang Hartono mengatakan, kegiatan ini merupakan

Penulis: Hasan Basri | Editor: Imam Wahyudi
hasan/tribun-timur.com
Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Toddopuli memberikan bantuan rehabilitasi sosial anak secara simbolis di Taman Anak Sejahtera (TAS) KHALIFAH Makassar 5, Sabtu (16/5/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Toddopuli memberikan bantuan rehabilitasi sosial anak secara simbolis di Taman Anak Sejahtera (TAS) KHALIFAH Makassar 5, Sabtu (16/5/2020).

Bantuan disalurkan sebesar Rp 50 juta untuk 50 orang anak. Setiap anak nantinya memperoleh bantuan sebanyak satu juta rupiah yang disalurkan ke masing-masing rekening penerima bantuan.

Kepala Seksi Layanan Rehabilitasi Sosial BRSAMPK Toddopuli Makassar Bambang Hartono mengatakan, kegiatan ini merupakan dukungan terhadap penanganan Pandemi COVID-19 .

Program ini dipercepat karena khawatir dengan kondisi anak-anak yang ditekan persoalan pandemi.

“Pemanfaatan bantuan rehabilitasi sosial anak tahun anggaran 2020 ini adalah untuk kegiatan bantu anak, terapi, sosial care dan familly support. Yang disesuaikan dengan kebutuhan situasi dan kondisi sebagai respon terhadap dampak bencana nasional non alam Covid-19." kata Bambang Hartono dalam rilisnya.

Adapun wilayah penerima bantuan Rehabilitasi Sosial Anak dari BRSAMPK Toddopuli di Makassar ini, tersebar di 7 (tujuh) provinsi yaitu, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Papua dan Papua Barat.

Wilayah wilayah tersebut merupakan wilayah Jangkauan BRSAMPK Toddopuli di Makassar. Jumlah penerima bantuan disetiap Provinsi jumlah berbeda.

“Dari total target 1050 anak penerima manfaat, Sulawesi Selatan mendapatkan sepertiga dari total bantuan.

Hal ini dilakukan secara proporsional sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG),” ujar Bambang.

Khusus di Propinsi Sulawesi Selatan, penerima manfaat Bantuan Rehabilitasi Sosial Anak sejumlah 357 anak. Penerima manfaat tersebut tersebar di Kota Makasaar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dan Kabupaten Luwu Timur.

Bukan hanya di TAS Khalifah Makassar 5 yang menjadi tempat penyalur bantuan tapi juga diberbagai tempat lainnya.

Salmia Jumri selaku Kepala TAS KHALIFAH Makassar 5 mengatakan, penyaluran bantuan ini tidak ada kendala karena kita telah berpedoman pada Juknis yang ada dan semua senang.

Tempat ini sebagai wadah dan kita mencari yang betul-betul membutuhkan agar penyalurannya tepat sasaran. Tidak mesti siswa disini yang dapat, tapi dari warga miskin sekitar.

Selain itu, di Taman Anak Sejahtera (TAS) KHALIFAH Makassar 5 ini juga menerima warga kurang mampu, dengan mengratiskan biaya untuk belajar.

Bambang Hartono menambahkan bantuan Rehabilitasi Sosial Anak bertujuan untuk membantu peningkatan kapabilitas dan tanggung jawab sosial anak dan keluarga melalui pengasuhan anak.

"Serta menunjang pelaksanaan terapi, dan pemenuhan hidup layak anak termasuk di dalamnya kebutuhan perlengkapan pencegahan Covid 19 seperti masker, hand sanitizer," tambahnya.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved