Aldo Barreto
Top Skor ISL 2009-2010 dan Moncer Bersama Klub-klub Kalimantan, Sosok Eks Striker PSM Aldo Barreto
ALDO Barreto lahir sebagai anak seorang petani di Paraguay. Meskipun ia hidup dengan cukup, ia tidak mau hidup manja.
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Arif Fuddin Usman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSM pernah mendatangkan striker papan atas untuk mengarungi Liga Super Indonesia pada 2006 lalu.
Di adalah striker asal Paraguay, Aldo Barreto. Aldo didatangkan manajemen Laskar Pinisi di putaran kedua Liga Indonesia 2006.
• Sumbang 2 Kali Runner-Up ke PSM, Juara di Sriwijaya FC & Langganan Timnas, Ini Sosok Ponaryo Astaman
• 8 Nenek Cantik Ini Ternyata Usianya dari 53 hingga 70 Tahun, Kulitnya Kencang, Ini Rahasia Awet Muda
Berbekal 20 gol dari 32 penampilan bersama klub Thailand tersebut, meyakinkan PSM untuk mendatangkan Aldo.
Pemain dengan nama lengkap Francisco Aldo Barreto Miranda meengawali kariernya sebagai Pemain Sepak Bola di Cerro Porteno, sebuah klub Sepak Bola di Paraguay.
Kala itu, Cerro Porteno menempati Paraguay Primera Division. Ia bermain sebanyak 17 kali dan mencetak 9 gol.
Setelah penampilannya yang bagus pada Cerro Porteno, sebuah klub yang juga merupakan penghuni Paraguay Primera Division, Club Guarani merekrutnya.
Di sini Aldo tampil sebanyak 20 kali dan mencetak 8 Gol.
Tahun 2004, Aldo Barreto mulai merantau meninggalkan tanah kelahirannya.
Thailand menjadi tujuan pertamanya dan bergabung dengan BEC Tero Sasana.
• Hari Ini 15 Mei 2020, THR PNS, TNI dan Polri Dibayarkan, Pensiunan 17 Mei, Ini Rincian & Kriteria
• Pernah Juara Copa Libertadores, Eks Timnas Chile Bawa PSM Runner-Up 2005, Begini Sosok Sergio Vargas
Ketajaman Aldo masuk dalam radar PSM, hingga akhirnya didatangkan dua tahun kemudian --sempat semusim ke Huracan.
Bersama PSM, Aldo Barreto mulai merintis perjalanan kariernya di sepak bola Indonesia.
Di awal kedatangannya, Ia mampu membawa PSM lolos ke 8 Besar.
Kemudian di Liga Indonesia 2007, Aldo gagal mengangkat prestasi PSM.
Di musim terakhirnya bersama PSM, Aldo Barreto hanya mampu membawa Juku Eja bertengger di peringkat 8 LSI 2008-2009.
Meski tak mampu membawa PSM meraih juara, namun dua setengah musim di PSM, Aldo Barreto tampil 58 kali dengan membukukan 25 gol.
Ketajaman Aldo Barreto itu membuat suporter PSM tetap mengenangnya sebagai salah satu striker terbaik yang pernah memperkuat Juku Eja.
Langganan Tim Kalimantan
Usai membela PSM, Aldo Barreto kemudian berpetualang ke sejumlah klub di Pulau Kalimantan.
Persisam Samarinda menjadi klub Kalimantan pertama yang dibela. Persisam kala itu masih bermain di Divisi 1 atau saat ini setara Liga 2.
Bersama Persisam Samarinda akhirnya Aldo Barreto mampu meraih prestasi. Ia mengantar Persisam menjuarai Divisi 1.
• Runner-Up di PSM, Juara di Persija, Tapi Jadi Pelatih Gagal Bersinar, Begini Kisah Luciano Leandro?
• Awalnya Ditipu Agen, Tapi Mampu Raih 2 Gelar & 2 Runner-Up Liga Indonesia, Eks PSM Carlos De Mello
Hebatnya lagi, Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik dengan torehan 13 golnya.
Prestasi Aldo Baretto, membuat klub Kalimantan lainnya, Bontang FC tertarik memakai jasanya.
Aldo akhirnya direkrut dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,2 Miliar.
Nilai kontrak itu menjadikan Aldo salah satu pemain dengan kontrak termahal pada Indonesia Super League musim 2009-2010.
Bersama Bontang FC di ISL 2009-2010 ia tampil sebagai topskor dengan 19 gol. Saat itu ia punya pengumpan bernama Kenji Adacihara.
Setelah Bontang FC, Aldo Barreto hengkang ke klub Persiba Balikpapan.
Di Persiba Balikpapan -lah menjadi puncak ketajaman Aldo yang mampu mengemas 33 gol dari 57 pertandingan.
• Dikenal Pelatih Talangi Gaji Pemain, Berprestasi Selepas di PSM, Ini Kenangan & Kiprah Petar Segrt
• Kiper PSM Ini Juara ASEAN Bersama Timnas U-21, Disanksi 1 Tahun Tak Bisa Main, Ini Sosok Syamsidar
Tahun 2012, Aldo Barreto mengakhiri petualangan di Kalimantan dan menyeberang ke Pulau Jawa memperkuat Gresik United.
Dua tahun kemudian, Ia memperkuat Persikabo, sebelum akhirnya kembali ke kampung halamanya.
Hingga Aldo Barreto yang sudah berusia 39 tahun masih bermain untuk Club 30 Unidos, Divisi 2 Liga Paraguay.
Lahir Sebagai Anak Petani
ALDO Barreto lahir sebagai anak seorang petani di Paraguay. Meskipun ia hidup dengan cukup, ia tidak mau hidup manja.
"Di Paraguay, saya hidup seadanya. Meski tidak kelaparan karena orangtua punya perkebunan dan peternakan, tetapi saya tidak mau hidup manja,” tutur Aldo Barreto, kepada media di Kalimantan Timur kala itu.
“Setelah saya yakin sepak bola adalah jalan hidup, dari situ saya tidak mau merusak potensi yang saya punya.
"Seperti orangtua saya yang selalu menjaga perkebunan dan sapi-sapi mereka," lanjutnya.
Aldo juga seorang yang sangat menyayangi keluarganya. Hal ini terbukti dengan ia lebih memilih keluarganya dibanding terjerumus pada kehidupan malam yang biasanya melanda para Pemain Sepak Bola.
• Cetak 9 Gol dalam 11 Laga Non Liga 1, Tetap Didepak PSM karena Darije Kalezic! Kiprah Eero Markkanen
• Mesin Gol Temuan PSM, Beri Runner-Up Ligina 2004, Juara 2x di Klub Lain, Ini Sosok Cristian Gonzales
“Memang banyak pemain yang suka pesta atau minum di klub malam. Saya pernah, tetapi tidak mau ganggu latihan dan karier.
"Karena saya sekarang andalkan main bola untuk cari uang," katanya. Makanya saya tidak mau bermasalah saat main atau di saat di rumah."
"Tiap saya keluar daerah dan tidak sama istri, pasti dia yang selalu ingatkan saya untuk ingat anak dan istri di rumah,” tuturnya.
Aldo adalah seseorang yang menghargai sesamanya, begitu pula keluarganya. Aldo beristrikan Estela Mary, yang sekarang bernama Estela Barreto.
Ia memiliki 2 orang anak perempuan bernama Mahia Marisol Barreto dan Mily Barreto. (Fahrizal Syam)
Data Diri
Nama: Francisco Aldo Barreto Miranda
Tanggal lahir: 1 March 1981 (age 39)
Tempat lahir: Abai, Caazapá, Paraguay
Tinggi: 1.82 m (6 ft 0 in)
Posisi: Striker
Klub sekarang: 30 Unidos
Karir yunior
1999−2002 Cerro Porteño PF
Karir senior
2002−2003 Cerro Porteño PF 40 (21)
2003−2004 Guaraní 22 (11)
2004−2005 BEC Tero Sasana 23 (14)
2005−2006 Huracán Buceo 12 (6)
2006 Cerro Corá 17 (8)
2006−2009 PSM Makassar 62 (28)
2009 → Persisam Putra (loan) 16 (13)
2009−2010 PKT Bontang 34 (20)
2010−2012 Persiba Balikpapan 57 (33)
2013−2014 Gresik United 22 (8)
2014 Persikabo Bogor
2014 Sportivo Luqueño 3 (0)
2014−2015 Cerro Porteño PF
2016− Club 30 Unidos (Paraguay)
Prestasi Klub:
Juara Divisi 1 Liga Indonesia bersama Persisam Samarinda musim 2008-2009
Prestasi Individu:
1. Pemain Terbaik Indonesia Super League musim 2008-2009
2. Pencetak Gol Terbanyak bersama Bontang FC di ISL 2009-2010 dengan 19 gol
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mantan-striker-psm-makassar-aldo-barreto.jpg)