Tribun Makassar
Sembunyi di Rumah Warga, Tujuh Pemuda Terduga Pelaku Tawuran Banta-Bantaeng Makassar Diringkus
Dua kelompok pemuda saling serang dengan lemparan batu bahkan mereka juga menggunakan anak panah.
Penulis: Alfian | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Aksi tawuran antarkelompok pemuda di Makassar, Sulawesi Selatan, belum juga redah
Di momen Ramadan yang juga menjadi momen penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tawuran antarpemuda ini kerap terjadi di sejumlah titik.
Hampir setiap harinya pihak Kepolisian menerima laporan dan membubarkannya.
Bahkan tak tanggung-tanggung para pelaku yang tertangkap langsung diproses secara hukum.
Namun berbagai aksi penindakan kepolisian ini belum juga membuat mereka jera.
Seperti misalnya yang terjadi di Jl Banta-Bantang, Kecamatan Rappocini, Rabu (13/5/2020) Malam.
Dua kelompok pemuda saling serang dengan lemparan batu bahkan mereka juga menggunakan anak panah.
Menerima informasi dari warga petugas piket fungsi dan Timsus Polsek Rappocini dipimpin oleh Kanit Reskrim, Iptu Nurtjahyana, langsung mendatangi lokasi.
Petugas berhasil mengamankan tujuh pemuda pelaku tawuran yang bersembunyi di rumah salah satu warga dan membawanya ke mako Polsek Rappocini.
“Aksi saling serang menggunakan senjata tajam berupa anak panah (busur) dan saling serang menggunakan batu namun tidak ada korban jiwa,” ucap Iptu Nurtjahyana, Kamis (15/5/2020).
Kapolsek Rappocini Kompol A Ashari, yang dikonfirmasi menjelaskan, bahwa aksi saling serang itu melibatkan dua kubu pemuda di lingkungan sekitar.
"Informasi yang diterima dari anggota bahwa tawuran antar warga terjadi sekitar pukul 23.00 Wita dan pemuda pelaku tawuran dan sementara menjalani pemeriksaan untuk mengetahui motifnya," katanya.(tribun-timur.com)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @piyann__
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tujuh-pemuda-terduga-pelaku-tawuran-di-jl-banta-bantaeng-makassar-diringkus.jpg)