Breaking News:

Itikaf

Bisakah Itikaf Dilakukan di Rumah 10 Malam Terakhir Ramadhan? Ini Pandangan Ulama Quraish Shihab

Pandangan dari mahzab Syafii dan Hambali tersebut juga digunakan oleh lembaga fatwa mesir terkait itikaf di saat pandemi Covid-19.

net
ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Bisakah Itikaf Dilakukan di Rumah di Tengah Pandemi Covid-19? Ini Pandangan Ulama Quraish Shihab

Itikaf merupakan ibadah yang sering dilakukan oleh Rasulullah di malam-malam terakhir bulan Ramadhan, utamanya di 10 hari terakhir.

Itikaf merupakan satu cara untuk menghidupkan malam kemuliaan lailatul qadar yang turun di 10 hari malam terakhir di bulan Ramadhan.

Itikaf secara bahasa berarti menetap pada sesuatu, sedangkan secara syar’i, itikaf berarti menetap di masjid untuk beribadah kepada Allah.

Itikaf dilakukan oleh orang yang khusus dengan tata cara yang khusus pula.

Namun demikian, di tengah pandemi virus corona di bulan Ramadhan 1441 Hijriah kali ini, tidak sedkit umat muslim yang bertanya terkait pelaksanaan itikaf di rumah saja.

Hal ini mengiat imbauan dari pemerintah serta MUI yang menganjurkan untuk melaksanakan segala macam ibadah dari rumah saja.

Lantas, bolehkan itikaf dilakukan di rumah saja?

Blak-blakan Nurdin Abdullah Nilai Iqbal Suhaeb Saat Pj Wali Kota Makassar, Ini Pesan ke Prof Yusran

Soal dan Jawaban Materi SD 1-3, 4-6, SMP di TVRI Kamis 14 Mei 2020: Perjuangan Jenderal Sudirman

Ustaz Satibi Darwis yang merupakan anggota Fatwa MUI Pusat, mengatakan beberapa ulama menyatakan Itikaf hanya bisa dilakukan di masjid saja.

Namun demikian, ada pula pendapat yang menyatakan Itikaf bisa dilakukan dari rumah.

Halaman
1234
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved