Breaking News:

Pilkada Pangkep

Syamsuddin Hamid: Anggaran Pilkada Pangkep Tak Dialihkan ke Covid-19

Bupati Pangkep dua periode tersebut menjelaskan, anggaran untuk penanganan wabah virus corona di Pangkep

Andi Muhammad Ikhsan
Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid. Saat ini Pemkab menganggarkan dana sebesar Rp 9 miliar untuk penangan covid. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid (57) memastikan anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Pangkep tidak diganggu meski Pilkada serentak 2020 yang dijadwalkan digelar 23 September ditunda gegara pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

"Iye, kita tidak ganggu," tegas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Pangkep tersebut kepada Tribun via pesan Whatsapp, Minggu (10/5/2020).

Bupati Pangkep dua periode tersebut menjelaskan, anggaran untuk penanganan wabah virus corona di Pangkep bersumber dari beberapa item kegiatan-kegiatan lain di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD.

"Jadi yang di potong itu adalah kegiatan-kegiatan SKPD, itu sesuai petunjuk Kementrian. Jadi aman lah anggaran untuk Pilkada Pangkep," kata Syamsuddin Hamid.

Diketahui, Pemda Pangkep memberikan Rp 25 miliar dana hibah untuk KPU, sementara untuk Bawaslu senilai Rp 8,6 miliar.

Terpisah, Bupati Kepulauan Selayar M Basli Ali menegaskan bahwa anggaran Pilkada di Selayar tidak akan direlokasi untuk penanggulangan wabah virus corona. "Iya, masih ada anggarannya," kata Ketua Golkar Selayar tersebut kepada Tribun.

Sekadar diketahui, Pemda Selayar memberikan dana senilai Rp 22 miliar ke KPU dan Rp 7,9 miliar untuk Bawaslu. Dua mata anggaran tersebut belum termasuk anggaran pengamanan untuk TNI-Polri.

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved