Asri Anas Mundur dari PAN
Asri Anas Susul Anak Amin Rais Mundur dari PAN
Muhammad Asri Anas mundur dari jabatan ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Barat.
Penulis: Nurhadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Muhammad Asri Anas mundur dari jabatan ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Barat. Asri menyusul putra Amin Rais yang lebih dulu menyatakan mundur dari PAN.
Tak hanya melepas jabatan sebagai ketua DPW PAN Sulbar, Asri Anas melalui surat pengunduran diri bermaterai yang ditujukan kepada Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan di Jakarta pada Selasa 5 Mei 2020 juga menyatakan mundur sebagai kader PAN.
"Bersama Ini saya kirimkan surat pengunduran diri saya sebagai ketua DPW PAN Sulbar dan Non Aktif menjadi Kader PAN terhitung sejak surat ini kami kirimkan ke DPP PAN," tulis Asri Anas dalam surat penguduran dirinya yang ditandatangani di atas materai.
Pengunduran diri ketua BPP Umum Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) dari PAN dengan beberapa pertimbangan pasca kongres ke-V PAN di Kendari Sulawesi Tenggara.
Dia menilai, Zulkifli Hasan (Zulhas) tidak lagi bisa menjaga solidaritas kader dalam bingkai rekonsiliasi dan mempertahankan tujuan berdirinya PAN sebagai pantai yang lahir dari proses reformasi pasca kongres di Kendari.
"Sampai kongres selesai kader tidak kunjung solid. Tidak ada jalan rekonsiliasi, bahkan pak Amin Rais sendiri sebagai pendiri PAN ikut disingkirkan," katanya.
Diakhir suratnya, pria kelahiran Tapango Polewali Mamasa (Polman sekarang) berpesan agar Zulhas teruslah menjaga semangat perjuangan PAN.
"Saya berharap silaturrahmi diantara kita senantiasa terjaga selalu. Salam sama semua Kader PAN," ucap alumnus Fakutas Sastra Unhas Makassar itu.
Asri juga menyampaikan terima kasih kepada Zulkifli Hasan yang telah mengajaknya kembali ke PAN pada tahun 2018 setelah sebelumnya pernah bergabung pada 2013 lalu.
Sebelum mundur, Asri Anas sempat wanacakan pendirian PAN Reformasi. Asri mengklaim itu di latar belakangi kekecerawaan kader-kader PAN terhadap hasil Kongres Kendari sebagai upaya penyelamatan nama baik PAN.
Bahkan, lanjut Asri Anas, wacana PAN Reformasi itu sudah diamini hampir 200 DPW dan DPD karena khawatir PAN kehilangan identitas.
"Saya bilang ke Pak Amin. Jangan habiskan energi untuk berurusan dengan orang-orang di lingkaran Pak Zul. Lebih baik kita mendirikan saja partai. Tetap namanya PAN tapi ditambah Reformasi. Bahkan sekarang sudah hampir 3 ribu kader yang mendukung Pak Amin kembalikan partai ini ke fitrah-nya dengan membentuk PAN Reformasi," tuturnya.
Asri mengatakan hingga saat ini wacana pendirian PAN Reformasi tetap dikawal. "Sudah 70 persen persiapan dengan Prof Amin Rais dan tokoh-tokoh nasional," ucap Asri via WhatsApp, Kamis (7/5/2020).(*)
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/muhammad-asri-anas-1.jpg)