Najwa Shihab
Beraninya Najwa Shihab! Padahal Dapat Teguran Keras dari Anak Buah Prabowo Subianto dan Megawati
Beraninya Najwa Shihab Padahal Dapat Teguran Keras dari Anak Buah Prabowo di Gerindra Andre Rosiade dan anak buah Megawati di PDIP Arteria Dahlan
"Satu hal mengenai psikologi manusia, mungkin ini pendidikannya dengan pendidikan juga sangat penting," ujar Nadiem Makarim.
"Bahwa kalau terjadi sesuatu yang bisa kita jelaskan, kenapa wabah ini terjadi bisa sampai berdampak kepada ekonomi dan kesehatan dunia seperti ini."
"Harus ada orang yang disalahkan, iya kan? harus ada, banyak sekali orang yang tidak mau menerima situasi ini hal yang organik setelah terjadi, tidak bisa menerima," sambungnya.
Selain itu, Nadiem Makarim menyindir orang-orang yang berpaling kepada teori konspirasi sebagai orang-orang malas.
"lebih mudah menyalahkan satu orang, satu pihak, atau mempercayai satu konspirasi. Itu adalah cara berpikir malas iya kan," ucap dia.
Kemudian Nadiem Makarim lanjut menjelaskan bahwa pandemi covid-19 bisa ditelaah secara logis denga menggunakan ilmu pengetahuan.
Ia mengungkit bagaimana para ahli sebenarnya sudah memprediksi datangnya pandemi covid-19.
"Sedangkan kalau kita percaya pada saintis, saintis yang sudah berbicara, ini sudah diprediksi bertahun-tahun mbak Nana," ucap Nadiem.
"Iya kan kita sudah banyak sekali saintis dan researcher dan dokter-dokter pun yang bilang bahwa pandemik seperti ini apakah akan terjadi, tetapi kapan terjadi," lanjutnya.
Nadiem Makarim juga menyinggung soal prediksi yang pernah dilontarkan oleh pendiri Microsoft Bill Gates.
Anak dari Nono Makariem itu mengatakan bahwa apabila orang mau mencari tahu tentang pandemi covid-19, wabah tersebut sebenarnya sudah diprediksi sejak lama.
"Jadi kalau kita bener-bener mendengarkan orang-orang yang terpintar dan paling saintifical, paling rasional, ini adalah suatu fenomena yang harusnya kita sudah mengerti bahwa ini akan terjadi," ungkapnya.
Terakhir Nadiem Makarim mengatakan bagaimana pandemi seperti covid-19 bisa terjadi lagi.
Namun Nadiem Makarim yakin Indonesia sudah belajar banyak dari pandemi covid-19 dan akan lebih siap menghadapi bencana yang akan datang.
"Dan kemungkinan besar Mbak Nana saya sedih menyebutnya tetapi bisa terjadi lagi."