Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Corona Gowa

Update Sabtu 2 Mei 2020, Sudah 101 Jenazah Covid-19 Dikubur di Gowa

Jumlah pasien meninggal dunia akibat Virus Corona atau Covid-19 terus bertambah di Sulawesi Selatan.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Kapolres Gowa AKBP Boy Samola. (Foto Ari Maryadi Tribun Timur) 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Jumlah pasien meninggal dunia akibat Virus Corona atau Covid-19 terus bertambah di Sulawesi Selatan.

Kapolres Gowa AKBP Boy Samola mengonfirmasi total jenazah yang telah dimakamkan di wilayah hukumnya kini berjumlah 101 pasien.

Makam jenazah pasien Covid-19 itu berlokasi di Jl Teratai Macanda, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Makam itu merupakan lahan milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Kapolres Gowa AKBP Boy Samola mengatakan jumlah 101 jenazah terhitung hingga pukul 20:00 Wita, Jumat (1/5/2020) malam.

Pasien terdiri dari jenazah orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) maupun yang dinyatakan positif Corona.

Boy tidak merincikan berapa jumlah jenazah PDP maupun yang dinyatakan positif telah dikuburkan.

"(Jumlahnya) 101 sampe jam 20.00," kata Boy saat dihubungi Tribun, Jumat (1/5/2020) malam.

Seluruh prosesi pemakaman jenazah berjalan lancar berkat pengamanan personel gabungan.

Pengamanan terdiri dari prajurit Kodim 1409 Gowa, personel Polres Gowa, maupun Satuan Polisi Pamong Praja.

Para personel gabungan disiagakan di lokasi pemakaman selama 24 jam secera bergantian atau shift.

Kapolres Gowa AKBP Boy Samola tak henti mengingatkan masyarakat agar mematuhi imbauan pemerintah.

Boy berharap mengurangi aktivitas keluar agar angka kematian akibat Covid-19 tidak lagi bertambah ke depannya.

Menurutnya, peran masyarakat menerapkan physical distancing dan penggunaan masker sangat penting.

"Saya kembali mengingatkan kepada seluruh warga kabupaten Gowa untuk berlaku hidup sehat, mencuci tangan sebelum dan setelah melakukan aktivitas, menggunakan masker, tidak berkumpul atau berkerumun, tetap menjaga jarak dan untuk tinggal tetap dirumah (Stay Home)," harap Boy.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved