Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kabar Buruk! 15 Juta Data Pengguna Tokopedia Bocor, Anda Punya Akun? Ini Daftar Sebagian Korban

Kabar buruk! 15 juta data pengguna Tokopedia bocor, Anda punya akun? Ini daftar sebagian korban.

Tayang:
Editor: Edi Sumardi
TOKOPEDIA
Ilustrasi. Kabar buruk! 15 juta data pengguna Tokopedia bocor, Anda punya akun? Ini daftar sebagian korban. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kabar buruk! 15 juta data pengguna Tokopedia bocor, Anda punya akun? Ini daftar sebagian korban.

Siapa saja yang menjadi korban kebocoran data itu?

Dalam sebuah posting-an di Twitter, tampak screenshot data pengguna yang jadi korban.

Diberitakan Kompas.com, belasan juta data pengguna Tokopedia diduga bocor di dunia maya baru-baru ini.

Hal ini terendus dari sebuah postingan yang diunggah oleh sebuah akun Twitter yang membagikan kasus kebocoran data yang tersebar di internet, yakni @underthebreach.

Menurut akun tersebut, ada sekitar 15 juta data pengguna Tokopedia yang dibagikan di forum gelap itu, di mana data tersebut diperoleh sekitar bulan Maret lalu.

Apabila menelisik gambar yang terlampir, belasan juta akun Tokopedia yang dibagikan tersebut memang mencantumkan beberapa informasi pribadi pengguna di dalam sebuah file (dump) database.

Beberapa di antaranya seperti nama akun, alamat e-mail, tanggal lahir, waktu login terakhir, nomor telepon, dan beberapa data pribadi lainnya.

Dalam daftar akun Tokopedia yang terkumpul di dalam database berjenis PostgreSQL itu, disinyalir tidak disertakan dengan kode spesifik atau biasa disebut "salt".

Rangkaian kode salt ini konon berguna untuk melindungi kata sandi pengguna dengan segala macam algoritma.

Walhasil, diperlukan waktu bagi peretas untuk menebak serta membobol akun pengguna.

Kendati demikian, ada baiknya untuk mengganti kata sandi akun Tokopedia Anda sekarang juga, jika Anda memang biasa menggunakannya untuk berbelanja.

Selain itu, kami menyarankan pula untuk mengubah serta membedakan kata sandi e-mail dengan akun Tokopedia (jika sama) untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Hingga berita ini dilansir, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Tokopedia yang dipimpin William Tanuwijaya.

Tentang Tokopedia

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved