FTI UMI

FTI UMI Bikin 700 Face Shield untuk Dibagikan di Sulsel - Sultra di Tengah Pandemi Corona / Covid-19

Fakultas Teknologi Industri pada Universitas Muslim Indonesia ( FTI UMI ) telah memproduksi 300 pieces protective face shield

AMAZON.COM
Ilustrasi protective face shield atau alat pelindung wajah. Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia ( FTI UMI ) kini memroduksi protective face shield untuk digunakan para tenaga medis yang menangani pasien Virus Corona ( Covid-19 ) di beberapa rumah sakit di Makassar, Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Fakultas Teknologi Industri pada Universitas Muslim Indonesia ( FTI UMI ) telah memproduksi 300 pieces protective face shield (pelindug wajah) untuk digunakan para tenaga medis di Sulawesi Selatan ( Sulsel ) hingga Sulawesi Tenggara ( Sultra ).

Rencananya, akan diproduksi lagi 400 pieces dalam produksi tahap kedua.

Seluruh protective face shield itu dibuat di Laboratorium Teknik Industri FTI UMI, di kampus FTI UMI, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, menggunakan mesin pencetak 3D.

Produksi massal protective face shield guna mengatasi kelangkaan face shield atau bagian dari Alat Pelindung Diri (APD) tenaga medis di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Protective face shield itu tak diperjualbelikan atau diberikan secara cuma-cuma kepada petugas medis yang membutuhkan.

Demikian disampaikan Dekan FTI UMI, Zakir Sabara H Wata dalam pesan siaran persnya kepada Tribun-Timur.com, Selasa (28/4/2020).

Sebelumnya, pada Jumat (17/4/2020), dokter spesialis onkologi RS Ibnu Sina sekaligus anggota Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Cabang Makassar, Dr dr Irwan Gunawan Sp B(K) Onk memuji kualitas protective face shield buatan FTI UMI.

Hal itu dibuktikan saat dia menggunakannya ketika melalukan operasi.

"Tidak berembun," kata Dr dr Irwan Gunawan Sp B(K) Onk.

Penyemprotan Disinfektan

Tim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan Mahasiswa FTI UMI kini mulai menyasar pemukiman warga untuk disemprot disinfektan.

Sebelumnya, tim ini hanya menyemprotkan disinfektan di rumah ibadah, rumah sakit/puskesmas, dan tempat pelayanan publik.

Pada Selasa kemarin, tim ini menyemprotkan disinfektan di pemukiman padat penduduk di Kelurahan Bonto Biraeng, Kecamatan Mamajang, Makassar.

"Penyemprotan puluhan rumah warga di Kelurahan Bonto Biraeng, Makassar, dimana wilayah ini salah satu zona merah di Makassar," kata Zakir Sabara H Wata.

Kemarin, Mapolrestabes Makassar di Jl Jenderal Ahmad Yani, Makassar, juga disemprot serta diserahkan 10 lembar pakaian hazmat, 5 protective face shield, dan 100 botol hand sanitizer untuk petugas medis di kepolisian dan tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis).(*)

Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved