Mata Najwa Tadi Malam
Cek Arti Kata Mudik dan Pulang Kampung di KBBI, Viral Gegara Presiden Jokowi di Mata Najwa
Setelah viral di media sosial gegara ucapan Presiden Jokowi di Mata Najwa, coba cek Arti kata Mudik dan Pulang Kampung menurut Kamus Besar Bahasa Indo
TRIBUN-TIMUR.COM - Setelah viral di media sosial gegara ucapan Presiden Jokowi di Mata Najwa, coba cek Arti kata Mudik dan Pulang Kampung menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI).
Diketahui sebelumnya acara Talkshow Mata Najwa jadi pembicaraan saat Jokowi sebut Pulang Kampung dan Mudik adalah hal yang berbeda di depan Najwa Shihab.
Bermula saat tadi malam, Rabu (22/4/2020), Presiden Jokowi tanggapi pernyataan Najwa yang menyebut hampir 1 juta orang curi start mudik hingga aturan larangan mudik dianggap tidak efektif.
"Kalau itu bukan mudik. Itu namanya pulang kampung. Karena bekerja di Jabodetabek. Di sini mereka sudah tidak punya pekerjaan ya mereka pulang karena anak dan istri ada di kampug," ujar Jokowi.
Jokowi menjawab pertanyaan Najwa Shihab yang menyebutkan kenapa pemerintah baru akan membuat kebijakan terkait mudik padahal faktanya sudah banyak orang yang mudik.
"Data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hampir 1 juta atau usekitar 900.000 orang yang sudah mudik. Kalau pemerintah baru akan melarang, apa tidak terlambat karena sebaran sudah terjadi?" tanya Najwa Shihab dalam sebuah video yang dibagikan di akun twitter @matanajwa, kemarin.
• Kunci Jawaban Belajar dari Rumah TVRI Kamis 23 April Hari Ini untuk SMP, Sebutkan 3 Unsur Lingkaran
• Akhirnya Terbongkar di Mata Najwa Kenapa Jokowi Takut Jakarta Lockdown karena Corona, Anies Tahu?
• Kunci Jawaban Pertanyaan Tuliskan Nilai-nilai Moral yang Terkandung dalam Permainan Perahu Jong?
Mendapat pertanyaan seperti itu, Presiden Jokowi kemudian menjelaskan arti mudik dan pulang kampung yang dalam pandangannya itu berbeda.
"Kalau mudik itu di hari Lebarannya. Ya beda. Untuk merayakan Idul fitri," kata Jokowi.
Najwa menegaskan, "Itu kan hanya perbedaan masalah waktu bapak."
Menurut Jokowi, "Kalau namanya pulang kampung ya bekerja di Jakarta. Tapi anak istri ada di kampung."
Menurut Najwa Shihab, mengacu pada pernyataan Jokowi berarti itu itu hanya perbedaan waktu, tapi aktivitasnya sama. Mereka pulang ke kampung dan telah membawa virus ke kampung juga.
Jokowi kemudian mengajak Najwa Shihab untuk melihat kenyataan di lapangan dan berbicara secara detail.
"Coba dilihat juga di lapangan. Di jakarta mereka menyewa 3x3 m2 atau 3 x 4 m2, isi 8-9 orang. Mereka di sini tidak bekerja. Lebih bahaya mana. Di sini di dalam ruangan, dihuni 8-9 orang atau pulang ke kampung tapi di sana juga disiapkan isolasi dulu oleh desa, semua desa sudah siapkan isolasi," katanya.
"Jadi, lebih bahaya mana. Jadi kita harus lihat lebih detail angka-angkanya, lebih detail ke lapangannya," tambah Jokowi.
Simak videonya berikut ini.