PSM Makassar

Petualangan Ardan Aras, dari Persim Maros Hingga Berseragam Timnas Indonesia

Dia lahir di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, 2 Maret 1984, dan kini telah berusia 37 tahun.

Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Sudirman
Handrover
Eks Stopper PSM Ardan Aras Selangkah Lagi Gabung Sulut United 

Pada era ini, bersama tim asal Makassar, Sulsel dia tampil di ajang QNB (ISL) namun harus dihentikan ditengah jalan.

Kembalinya Ardan di PSM nyatanya untuk mengisi posisi bek kanan dan bukan lagi sebagai gelandang.

Setelah tak ada liga selama dua musim (2014-2015), Ardan kembali ke PSM pada era TSC 2016.

Pada era ini, dia tetap tampil sebagai bek kanan dan mencatatkan penampilan 30 laga selama satu musim.

Dalam perolehan gol, Ardan sukses mencetak tiga gol dan dua assist dengan posisi tersebut.

Namun memasuki Liga 1 2017, performanya menurun tajam lantaran datangnya Zulkifli Syukur yang juga berposisi bek kanan.

Di era ini, hanya tujuh penampilan dimulai dari starter dilakoninya.

Dari data statistik laga di musim 2017, ia bahkan harus bergeser posisi dengan menempati bek tengah.

Dia menjadi pelapis Steven Paulle atau Hamka Hamzah jika tak bisa dimainkan di Liga 1.

Begitu pula di Liga 1 2018, kali ini masalah cedera lutut menjadi alasan performanya kian menurun di awal musim bergulir.

Sehingga penampilannya hanya berjumlah empat laga.

Perjalanannya pun terhenti di musim 2018 lantaran kontraknya tak diperpanjang manajemen PSM untuk 2019.

Ardan kemudian berlabuh ke klub Liga 2, Marta Pura selama setengah musim di tahun 2019.

Tampil sebagai kapten di Martapura, dia lantas dilirik PSS Sleman.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved