Breaking News:

Update Corona Sulbar

Dampak Pandemi Covid-19 di Sulbar, 1.125 Karyawan Dirumahkan

Wabah Pandemi Covid-19 tak hanya berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat tapi juga berdampak pada kondisi sosial ekonomi.

nurhadi/Tribunsulbar.com
Kadis Tenaga Kerja Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Maddareski Salatin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Wabah Pandemi Covid-19 tak hanya berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat tapi juga berdampak pada kondisi sosial ekonomi.

Banyak warga harus kehilangan mata pencaharian karena aktivitas di luar di batasi. Bahkan tidak sedikit karyawan swasta kehilangan pekerjaan karena dirumahkan akibat pendapatan perusahaan merosot sejak pandemi Covid-19 merebak.

Dampak tersebut juga dialami ratusan karyawan swasta di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Dinas Tenaga Kerja Daerah Provinsi Sulbar, hingga saat ini telah mencatat 1.125 karyawan swasta dirumahkan akibat Pandemi Covid-19.

"Itu data yang dilaporkan sampai sekarang. Mines data kabupaten Mamuju Tengah, Polman juga baru melaporkan 14 orang. Kita berharap data dari Mamuju Tengah dan Polman segera dilaporkan karena kita mau by name by adress," kata Kadis Tenaga Karja Daerah Provinsi Sulbar, Maddareski Salatin, Rabu (22/4/2020).

Maddareski mengatakan, pihak sudah melakukan langkah, mencari soluasi atas permasalah tersebut dengan menjemput program pemerintah pusat.

"Program pemerintah ini ada kartu pra kerja. Kita harap semua bisa terakomodir karena estimasi kami dari 15 ribu lebih tenaga kerja di sektor informal, hingga Desember akan mencapai 5.000 yang dirumahkan," katanya.

Untuk pendaftaran gelombang kedua kartu pra kerja via online akan berlangsung hingga minggu ke empat November. Yang mendapatkan kartu pra kerja akan mendapatkan insentif sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan.

"Jumlah kuota kita untuk sementara yakni 22.511. Selain itu kita juga punya refocusing anggaran berdasarkan arahan pemerintah pusat, itu akan diarahkan ke padat karya produktif, tenaga kerja berbasis masyarakat dan pengembangan kewirausahaan, untuk warga yang memang tidak terakomodir dalam program sosial," tuturnya.(*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved