Listrik Gratis

5 Hal Penting Soal Token Listrik Digratiskan Jokowi, Masa Berlaku hingga 2 Cara Mendapatkannya

5 Hal Penting Soal Token Listrik Digratiskan Jokowi, Masa Berlaku hingga 2 Cara Mendapatkannya

pln.co.id
fakta-fakta token listrik gratis 

2. Token pelanggan prabayar diklaim via WhatsApp dan situs PLN

Khusus untuk pelanggan listrik prabayar untuk dua kategori tersebut ( PLN token gratis), klaim atau cara mendapatkan token listrik gratis PLN bisa dilakukan dengan dua metode, yakni via WhatsApp di nomor 08122-123-123 dan situs resmi www.pln.co.id.

Ini karena PLN dan Facebook (pemilik WhatsApp) masih menyelesaikan persiapan, terutama terkait kapasitas server.

Selain itu, di hari-hari pertama klaim token listrik gratis, situs PLN sempat kesulitan untuk diakses.

3. Berlaku selama 3 bulan dan bisa diperpanjang

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik) Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, gratis listrik bagi pelanggan 450 VA dan diskon bagi pelanggan 900 VA berlaku 3 bulan dari April, Mei, dan Juni 2020.

Menurut dia, pihaknya akan melakukan pemantauan perkembangan pandemi virus corona di Indonesia. Bisa saja, kebijakan keringanan pembayaran listrik ini diperpanjang setelah 3 bulan nanti ( listrik gratis 3 bulan).

"Ke depan dan jika perkembangannya secara global maupun nasional masih ada pemberian keringanan, tidak tertutup kemungkinan hal semacam ini akan diperpanjang," ujarnya dalam video conference, Rabu (1/4/2020).

Lebih lanjut, Rida menjelaskan terdapat 31.122.791 pelanggan yang akan mendapatkan diskon dan pembebasan tarif selama 3 bulan ke depan.

Sampai dengan Desember 2019, terdapat 23.832.071 pelanggan yang tercatat sebagai pelanggan golongan 450 VA. Sementara itu, untuk golongan 900 VA terdapar 7.290.720 pelanggan.

4. Sri Mulyani alokasikan dana Rp 3,5 triliun

Kebijakan listrik gratis 3 bulan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan.

Untuk merealisasikan kebijakan ini, melalui Perppu Nomor 1 Tahun 2020, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menganggarkan dana sebesar Rp 3,5 triliun. Kebijakan ini mungkin saja diberlakukan lebih dari waktu yang telah ditentukan, yakni 3 bulan.

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved