Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Corona Makassar

Alhamdulillah, Selangkah Lagi Prof Idrus Paturusi Terbebas dari Covid-19

Mantan Rektor Unhas Prof Idrus A Paturusi berbagi kondisi terbarunya setelah beberapa hari menjalani perawatan di ruang isolasi.

Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Suryana Anas
DOK TRIBUN TIMUR
Mantan Rektor Unhas, Prof Idrus A Paturusi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan Rektor Universitas Hasanudddin (Unhas) Prof Idrus A Paturusi berbagi kondisi terbarunya setelah beberapa hari menjalani perawatan di ruang isolasi.

Kondisi terbarunya itu ia tulis di unggahan facebooknya, Idrus Paturusi, Rabu (1/4/2020).

Dalam unggahan itu, Prof Idrus tinggal menunggu hasil pemeriksaan ke-4 setelah hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) ke-3 negatif.

Jika hasil pemeriksaan ke-4 juga negatif, Prof Idrus dinyatakan bebas dari Covid-19 (sembuh).

"Alhamdulillah Rabbil Alamin pemeriksaan PCR saya yang ke-3 negatif dan menunggu pemeriksaan yang ke-4 semoga juga negatif yang berarti saya betul-betul sudah terbebas dari COVID19," tulisnya.

Menurutnya, semua itu karena berkat doa dari semua pihak.

"Saya yakin dan percaya bahwa semua itu berkat doa dari begitu banyak handai tolan, kerabat , sejawat, sahabat dan masyarakat. Doa itu juga mari kita bersama sama tujukan pada mereka yang bekerja di Garda Depan. Pada kesempatan ini kami sekeluarga bersujud syukur oleh karena kami semua dinyatakan bebas virus dgn pemeriksaan Real Time PCR," katanya.

Setelah beberapa hari di ruang isolasi, tulis Prof Idrus, dia banyak membaca mengerti Covid-19. Menurutnya, ini suatu hikmah buat dirinya terpapar virus sehingga bisa lebih berpikir dan mencoba menganalisa aktivitas virus yang berada di dalam tubuhnya.

"Setelah beberapa hari di ruang isolasi saya banyak membaca mengenai Covid19 dan mungkin ini suatu hikmah buat saya terpapar virus dan bisa lebih dalam berpikir dan coba menganalisa aktivitas virus yang sudah berada di dalam tubuh ini kemudian mencocokkan dengan teori-teori yang ada," jelasnya.

Dia juga mengatakan bahwa rasa takut kadang-kadang muncul setelah mengetahui banyak korban yang berjatuhan.

Tapi bermodal kepercayaan diri, ia yakin ini semua pasti berlalu.

"Rasa takut kadang-kadang muncul setelah mengetahui banyaknya korban yang berjatuhan. Tapi dengan bermodalkan kepercayaan diri dan banyaknya yg mendoakan In shaa Allah BADAI PASTI BERLALU," katanya.

"Semoga saya lebih sehat untuk dapat berkumpul dengan sejawat pakar  mendiskusikan bagaimana solusi terbaik menghadapi wabah ini. Selamat berjuang adik-adikku, selamat berjuang anak-anakku, banyak saudara-saudara kita yang menaruh harapan besar dipundak kalian. Amin," tutup Prof Idrus.

Prof Idrua dinyatakan positif Virus Corona (Covid-19) pada Rabu, (25/3/2020).

Saat ini, Prof Idrus dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Universitas Hasanudddin (RSUH).

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Rudi Salam

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved