Update Corona Sulsel

Kasus Corona Meningkat, MUI Sulsel Isyaratkan Peniadaan Salat Jumat Diperpanjang

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel akan memperpanjang imbauan untuk tidak melaksanakan Salat Jumat berjamaah.

TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Prof HM Ghalib, Sekretaris MUI Sulsel 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel akan memperpanjang imbauan untuk tidak melaksanakan Salat Jumat berjamaah.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Umum MUI Sulsel, Prof HM Ghalib, Rabu (1/4/2020).

Ia mengatakan imbauan tersebut untuk menjaga keselamatan umat muslim selama darurat pandemi Corona.

"Selama 14 Hari penambahan himbauan kepada Ummat Muslim di Sulawesi Selatan untuk tidak melaksanakan Salat Jumat berjamaah," kata Ghalib.

Menurutnya perpanjangan imbauan tidak menunaikan salat Jumat berjamaah, akibat bertambahnya kasus Virus Corona (Covid-19) di Sulawesi Selatan.

"Kasus Corona di Sulsel semakin meningkat, penyebaranya sangat cepat, Insya Allah kami akan share imbauan tersebut jika sudah ditanda tangani," katanya.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel telah mengeluarkan imbauan larangan salat Jumat berjamaah selama 2 pekan sejak 20 Maret 2020.

Akan tetapi masih banyak masyarakat yang melanggar himbauan tersebut, pasalnya, masih ada masjid yang menggelar salat Jumat.

Ghalib menambahkan, MUI Sulsel juga mengimbau masyarakat di Sulsel agar selalu menjadikan pemerintah sebagai sumber rujukan utama terkait informasi Covid-19, agar tidak terpapar informasi dan berita-berita hoax yang menyesatkan.

 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved