Virus Corona

Rp 10 Juta dari Grup WhatsApp Makassar Empire untuk APD Dokter yang Tangani Pasien Covid-19

Rp 10 juta dari anggota grup WhatsApp Makassar Empire untuk APD dokter yang tangani pasien Covid-19.

DOK RSUD SAWERIGADING
Ilustrasi. Pasien dalam Pengawasan (PdP) Coronavirus Disease (Covid-19) dari Kabupeten Luwu, Sulsel, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sawerigading, Kota Palopo, Sulsel, Sabtu (21/3/2020). Tampak petugas medis mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap. 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Rp 10 juta dari anggota grup WhatsApp Makassar Empire untuk APD dokter yang tangani pasien Covid-19.

Anggota grup WhatsApp Makassar Empire yang beranggotakan jurnalis, eks jurnalis, profesional, birokrat, legislator, dan aktivis menggalang dana untuk membantu pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) atau personal protective equipment.

APD tersebut diperuntukkan bagi dokter dan paramedis di Kota Makassar, Sulsel, khususnya di rumah sakit yang menangani pasien Virus Corona ( Covid-19 ).

Dari hasil penggalangan dana yang berlangsung selama sekitar 30 menit, Selasa (31/3/2020), terkumpul Rp 10 juta.

Inisiator penggalangan dana, Rasyid mengatakan, dana yang telah terkumpul langsung akan digunakan untuk membayar ongkos jahit sekitar 300 baju APD dan masker

Jika selesai dijahit, APD tersebut selanjutnya akan didistribusikan oleh Tim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan Mahasiswa FTI UMI, IDI Kota Makassar, INTI Sulsel, dan Polsek Panakkukang Makassar.

"Alhamdulillah, masih banyak yang mau menyumbang untuk bantu paramedik kita. Bismillah semoga berberkah," kata Rasyid.

Grup WhatsApp Makassar Empire ditangani admin Husain Abdullah, mantan Jubir Wapres Jusuf Kalla.

IDI Minta Dokter Tak Dilengkapi APD Tak Tangani Pasien Covid-19

Dikutip dari Kompas.com, Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ) meminta dokter yang tak dilengkapi APD untuk tidak menangani pasien Covid-19.

Halaman
12
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved