Update Corona Majene

MUI Majene Terbitkan Surat Peniadaan Sementara Salat Jumat dan Salat Wajib di Masjid

MUI Majene mengeluarkan rekomendasi terkait penyelenggaraan kegiatan keagamaan selama masa darurat Covid-19.

MUI Majene
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Majene mengeluarkan rekomendasi terkait penyelenggaraan kegiatan keagamaan selama masa darurat penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Majene mengeluarkan rekomendasi terkait penyelenggaraan kegiatan keagamaan selama masa darurat penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19.

Rekomendasi tersebut merujuk ke beberapa Firman Allah SWT dan hadist Rasulullah SWA dan Qaidah Fiqiyah.

Dalam surat MUI Kabupaten Majene menerankan enam poin terkait pelaksaan kegiatan keagamaan di tengah pandemi virus corona.

Pertama, untuk sementara waktu tidak menyelenggarakan Salat Jumat di Masjid dan wajib menggantinya dengan Salat zuhur di rumah masing-masing.

Kedua, pelaksanaan salat wajib lima waktu tidak diselenggarakan di masjid dan mushallah akan tetap diselenggarankan di rumah masing-masing sampai keadaan menjadi normal.

Ketiga, pelaksanaan kegiatan keagamaan; pengajian, tabliq akbar, majelis taklim yang melibatkan banyak orang untuk sementara waktu ditiadakan sampai keadaan menjadi normal.

Empat, tetap mengumandankan azan di masjid sebagai pemberi tanda masuknya waktu salat; adapun kalimat adzan seperti biasa kecuali, hayya alas shalah (marilah kita salat) sebagaimana lazimnya, tapi diganti dengan shallu fi rihalikum (salatlah kalian di rumah-rumah kalian).

Kelima, agar senantiasa menjaga kebersihan dan melakukan physical distancing sebagai upaya mencegah terpaparnya Covid-19.

Keenam, umat muslim senantiasa mematuhi segala putusan pemerintah sebagai manipestasi ketataatan kepada Ulil Amri.

Maklumat MUI berlaku sejak 4 Sya'ban 1441 Hijriyah atau 29 Maret 2020. Selanjutnya direkomendasikan ke Pemerintah Kabupaten Majene untuk ditindak lanjuti dalam bentuk surat edaran.

Surat itu ditanda tangani langsung Ketua Majelis Fatwa Pengurus MUI Majene Dr Andi Tamaruddin dan Sekertarisnya Dr Andi Amirullah Akil serta Ketua Pengurus MUI Majene Dr KH. M. Napis DJ dan Sekertarisnya KH Musfar Ahmad. (tribun-timur.com)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved