Virus Corona

Jubir Covid-19, Boleh Pulang Kampung Asal Jaga Jarak

Pemerintah Indonesia tidak melarang warganya yang hendak pulang di tengah wabah covid 19 atau virus corona.

Jubir Covid-19, Boleh Pulang Kampung Asal Jaga Jarak
BNPB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Pemerintah Indonesia tidak melarang warganya yang hendak pulang di tengah wabah covid 19 atau virus corona.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan boleh pulang kampung dengan syarat tetap melaksanakan protokol keselamatan dengan metode yang benar.

"Tidak apa-apa (pulang kampung)," kata Yuri dalam rilisnya.

Menurutnya, segala aktivitas masyarakat, terutama yang sedang pulang kampung diharapkan tetap dapat melakukan "phisical distancing" atau jaga jarak fisik satu sama lain guna menekan risiko penularan Covid-19.

Yuri mengatakan, orang sehat bisa saja dapat menjadi pembawa virus SARS-CoV-2 ke kampung halamannya jika tidak melaksanakan protokol keselamatan dengan metode yang benar.

"Ya jangan 'deket-deket', 'physical distance' itu pondasi dasarnya. Kalau 'kembangin' rumah pondasinya itu (jaga jarak), terserah mau pakai tembok, pakai bata, pondasinya itu," katanya merujuk perihal jaga jarak fisik.

Pondasi kata dia etap harus terus dijaga karena tidak ada jaminan untuk daerah yang tidak terjangkit virus SARS-CoV-2 tidak memiliki risiko penularan Covid-19.

"Jaga jarak pada setiap komunikasi jadi penting. 'Droplet' percikan ludah atau lendir saat bersin batuk bisa sejauh 1,5 meter menyebar. Jarak itu yang kita jaga. Kurang lebih itu kita pertahankan. Siapapaun mereka yang bawa virus ini tidak nampak sebagai orang sakit," katanya.

"Fokus kita jaga jarak. Di sini muncul bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah dari rumah... Tidak semua orang memiliki kekebalan tubuh yang baik... Kalau yang tertular orang tua, saudara punya penyakit kronis mendahului, maka dampaknya sangat berat fatal," kata dia.

Tidak lupa, Pemerintah juga selalu mengingatkan masyarakat untuk terus mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) misalnya dengan membiasakan mencuci tangan pakai sabun sebelum makan dan atau melakukan kontak ke area wajah. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved