Derita Nenek Sunggu, Tidak Pernah Dapat Bantuan dari Pemerintah Jeneponto dan Sering Tak Makan

Ia mengalami cacat permanen sejak lahir, kakinya tinggal satu yang berfungsi. Saat berjalan, ia harus menggunakan tongkat.

muh rakib
Warga Jeneponto Nenek Sunggu 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Nenek Sunggu (70) hidup seorang diri di rumahnya Lingkungan Kampung Beru Pannara, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel.

Ia mengalami cacat permanen sejak lahir, kakinya tinggal satu yang berfungsi. Saat berjalan, ia harus menggunakan tongkat.

Rumah yang ia tempati di Bantaeng sudah hampir dan roboh, dan tidak layak huni.

Untuk kelangsungan hidupnya, dia bergantung bantuan dari orang lain dan tetangga.

Selain itu, ia juga sedikit berharap kepada keluarganya yang sudah lama tinggal terpisah.

Bahkan setiap harinya, Nenek Sunggu sering menahan lapar karena tidak ada pemberian makanan.

Apalagi selama ini, ia tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah Jeneponto.

"Saya sudah dua puluh tahun tinggal disini, tidak ada pemerintah yang pernah kasihka bantuan," ujarnya.

Laporan Tribun Jeneponto Muh.Rakib

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Muh Rakib
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved