Dokter Relawan di Garda Covid-19 Sulsel Produksi Face Shield Sendiri untuk Dibagikan
Pembina Mahtan, dr Ihsan Kitta mengatakan inisiatif pembuatan face shield ini setelah minimnya ADP di pasaran.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Melihat kondisi Alat Pelindung Diri (APD) yang mulai minim di pasaran membuat Garda Covid-19 Sulsel menghasilkan inovasi baru, Kamis (26/3/2020).
Inovasi yang dihasilkan para relawan Garda Covid-19 yang terdiri dari dokter Komunitas Relawan Emergensi Indonesia (Kreki) Sulsel, Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan) dan relawan Golden Future, yakni memproduksi sendiri Face Shield.
Face Shield ini berfungsi untuk menahan droplet atau air liur.
Pembina Mahtan, dr Ihsan Kitta mengatakan inisiatif pembuatan face shield ini setelah minimnya ADP di pasaran.
"Kita coba membuat sendiri ADP yang satu ini (Face Shield) karena sudah susah didapatkan di mana-mana," katanya kepada Tribun Timur, Kamis (26/3/2020).
ADP ini diproduksi di markas posko Posko Garda Covid-19 Jalan faisal 4 No 19, Kota Makassar.
Adapun bahan pembuatan Face Shield di antaranya plastik mika yang telah di sterilkan.
Hari pertama, para relawan berhasil memproduksi 50 face shield.
"Produksi awal yang telah jadi diberikan ke RS TNI AU Dodi Sardjoto dan RS Wahidin Sudirohusodo," katanya.(*)
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dokter-relawan-di-garda-covid-19-sulsel-produksi-face-shield-sendiri-untuk-dibagikan.jpg)