9 Kebijakan Ekonomi Presiden Jokowi di Tengah Pandemi Covid-19, Pangkas Anggaran Nonprioritas

Untuk menyelamatkan ekonomi di tengah pandemi ini, Jokowi pun mengumumkan sembilan kebijakan.

9 Kebijakan Ekonomi Presiden Jokowi di Tengah Pandemi Covid-19, Pangkas Anggaran Nonprioritas
Tribunnews
9 Kebijakan Ekonomi Presiden Jokowi di Tengah Pandemi Covid-19, Pangkas Anggaran Nonprioritas 

TRIBUNTIMURWIKI.COM - Presiden Joko Widodo menegaskan pandemi virus corona Covid-19 tak hanya terkait dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat, namun juga dampak ekonomi yang mengikutinya.

Untuk menyelamatkan ekonomi di tengah pandemi ini, Jokowi pun mengumumkan sembilan kebijakan.

Dalam keterangan pers yang disampaikan pada Selasa (24/3/2020) lalu, Jokowi menuturkan pemerintah berupaya untuk mempertahankan daya beli masyarakat, mengurangi resiko PHK, dan menjaga produktivitas di seluruh tanah air.

Untuk ini, ada sejumlah kebijakan yang dikeluarkan guna mewujudkan hal itu.

Berikut ini adalah 9 arahan Jokowi terkait kebijakan yang harus dilakukan pemerintah dalam rangka mempertahankan pereknomian masyarakat.

Informasi ini dirangkum dari laman resmi setkab.go.id.

1. Rencana belanja non-prioritas di APBN dan APBD dipangkas

Presiden meminta agar menteri, gubernur, bupati, hingga wali kota dapat memangkas rencana belanja yang tidak prioritas di APBN dan APBD.

2. Refocusing kegiatan dan realokasi anggaran

Ia juga memerintahkan agar kementerian maupun lembaga negara di tingkat pusat, serta pemerintah daerah untuk melakukan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran.

Halaman
123
Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved