Dampak Virus Corona di Sulbar

Update ODP Covid-19 di Sulbar, Jumlah ODP Bertambah Jadi 241 Orang

Kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sulawesi Barat (Sulbar) terus bertambah, dari 225 per 22 Maret, kemarin bertambah menjadi 241 orang.

Update ODP Covid-19 di Sulbar, Jumlah ODP Bertambah Jadi 241 Orang
Dinkes Sulbar
Kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sulawesi Barat (Sulbar) terus bertambah, dari 225 per 22 Maret, kemarin bertambah menjadi 241 orang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sulawesi Barat (Sulbar) terus bertambah, dari 225 per 22 Maret, kemarin bertambah menjadi 241 orang.

Kasus 241 Orang Dalam Pemantauan di Sulbar tidak ada yang suspect Covid-19. Hal ini juga menjadi harapan Kepala Dinas Kesehatan Sulbar Muhammad Alif.

Dia mengatakan dari 241 kasus ODP 131 di antaranya telah selesai pemantauan. Sementara 110 masih proses pemantauan.

Surveilans Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulbar Lidya Dahlan mengatakan, data tersebut merupakan data yang dilaporkan surveilans di kabupaten.

Lidya menjelaskan OPD merupakan orang yang mengalami demam di atas 38 derajat celsius atau riwayat demam atau gelaja gangguang sistem pernafasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

"Atau mereka yang baru saja melakukan perjalanan dari daerah pandemi atau transmisi lokal,"ujarnya.

Sementara untuk PDP, kata dia, adalah seseorang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yaitu demam( di ataa 38 derajat ceslius) atau riwayat demam disertai salah satu gejala/tanda penyakit pernapasan seperti; batuk,sesak nafas, sakit tenggorokan/pilek/ pneumonia ringan hingga berat.

Kadis Kesehatan dr Muhammad Alif mengatakan penanganan ODP sebenarnya dilakukan tes swap untuk menguji Covid-19.

Namun kondisi tidak memenuhi logistik atau rapid test untuk melakukan prosedur tersebut.

"Sebenarnya ODP harus diambil swap-nya, persoalannya kementerian juga tidak sanggup mengadakan logistik untuk bisa mencakup semua ODP yang ada. Standar Operasi Prosedural seperti itu," kata Alif, pada konferensi Pers Di Kantor Gubernur Sulbar kemarin sore.

Meski demikian, kata Alif pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap sejumlah ODP. (tribun-timur.com)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved