Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PDK Sulbar

Lantik PDK Sulbar, Agung Laksono Minta Hubungan Kosgoro 1957 dan Golkar Tak Sekadar Nostalgia

Ketua Umum Kosgoro 1957, Agung Laksono melantik Pengurus Daerah Kolektif (PDK) Sulawesi Barat di Grand Maleo Hotel.

Tayang:
Penulis: Nurhadi | Editor: Hasriyani Latif
nurhadi/Tribunmamuju.com
Ketua Umum Kosgoro 1957, Agung Laksono melantik Pengurus Daerah Kolektif (PDK) Sulawesi Barat di Grand Maleo Hotel, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binangan, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (7/3/2020) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Ketua Umum Kosgoro 1957, Agung Laksono melantik Pengurus Daerah Kolektif (PDK) Sulawesi Barat di Grand Maleo Hotel, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binangan, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (7/3/2020) malam.

PDK Kosgoro 1957 Sulawesi Barat Periode 2020-2025 dipimpin M Ashari Fattah, setelah terpilih dalam musyawarah daerah (Musda) yang berlangsung, Sabtu (7/3/2020) pagi.

Pelantikan pengurus organisasi sayap Partai Golongan Karya (Golkar) itu dihadiri sejumlah tokoh senior Provinsi Sulawesi Barat, di antaranya H Anwar Adnan Saleh. Hadir Sekertaris DPD Golkar Sulbar, H Hamzah Hapati Hasan.

Agung Laksono berharap, PDK Kosgoro 1957 Sulawesi Barat yang baru saja dilantik dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik.

"Organisasi ini sangat bergantu pada kepemimpinan dan kratifitas pengurus dalam menjalankan amanat organisasi. Kalau pengurus tidur organisasi ini akan mati," kata Agung Laksono.

Dikatakan, Kosgoro 1957 memang bukan partai politik, namun tidak dapat dipisahkan dari sejarah besar berdirinya Partai Golkar.

Karena itu, dia berharap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sulawesi Barat, yang akan musda dalam waktu dekat diisi oleh kader-kader terbaik Kosgoro.

"Organisasi ini lahir untuk mengajak masyarakat agar terhindar dari usaha orang-orang yang sengaja ingin mengubah dasar negara kita yang dikenal pancasila ke ideologi lain, sama yang ingin diperjuangkan Golkar," katanya.

Dewan Pakar DPP Golkar itu juga berpesan kepada PDK Kosgoro 1957 Sulawesi Barat agar hubungan Kosgoro dengan Partai Golkar tak sekadar nostalgia.

"Kosgoro harus ikut sukseskan pemenangan partai Golkar pada setiap pemilihan. Mensukseskan program Golkar pada pemilihan umum tahun 2024 dan pemilihan presiden mendatang," jelasnya.

Karena itu, dia meminta kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik segera melakukan konsolidasi organisasi, sehingga kader-kader Kosgoro dapat mengambil peran dalam setiap momentum politik, baik lokal maupun nasional.

"Komitmen Kosgoro tidak akan berubah, tetap menjadi ormas, semua sudah percayakan ke Golkar. Karena itu, kader-kader harus menata diri, mengisi ruang-ruang strategis partai Golkar, kemudian meningkatkan kualitas karena bangsa ini, menginginkan kepemimpinan baik yang dapat membawa misi negara," jelasnya.

Dia juga berharap Kosgoro 1957 PDK Sulbar bisa menjadi alat negara, mempertahankan dan mengokohkan NKRI, juga berperan menghalau gerakan yang mengancam keutuhan negara, termasuk aksi intoleran.

Sementara itu, Ketua PDK Kosgoro 1957 PDK Sulawesi Barat M Ashari Fattah berharap, terbangun kekompakan pengurusnya dalam berjuangan menyukseskan pemenangan Golkar disetiap momentum pemilihan.

"Tantangan ke depan semakin komplek, kita harus bangun kekompakan, kemudian kader-kader Kosgoro 1957 juga tidak cukup memiliki semangat juang, tapi harus kompetitif," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved