Kakek Nikahi Wadis Wajo
Selisih 76 Tahun, Kakek Pejuang Kemerdekaan Nikahi Gadis 27 Tahun di Wajo, Mahar Rp 5 Juta
Selisih 76 Tahun, Kakek Pejuang Kemerdekaan Nikahi Gadis 27 Tahun di Wajo, Mahar Rp 5 Juta
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM - Kakek 103 Tahun Pejuang Kemerdekaan di Era Penjajahan Nikahi Gadis di Wajo, Mahar Rp 5 Juta
Dua warga di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, viral saat melakukan pernikahan.
Pernikahan keduanya sempat viral di Media Sosial (Medsos).
Viral lantaran pasangan tersebut, terpaut usia 76 tahun.
Kakek yang menukahi gadis tersebut yakni Muhammad. Usianya sudah 103 tahun.
Sementara gadis yang dinikahinya yakni Indo Alang yang baru berusia 27 tahun.
Sebelum nenikah, Muhammad berstatus sebagai duda. Sementara Indo Alang adalah seorang lajang.
Keduanya resmi menikah di kediaman Indo Alang, di Kecamatan Pitumpanua, Rabu (26/2/2020) kemarin.
Tetangga Indo Alang, Rahmat mengatakan, keduanya memang telah saling kenal dan dijodohkan.
"Saya kurang tahu awalnya bagaimana, tapi sudah kenal memang dan dikasih ketemu sama keluarganya," kata Rahmat, Kamis (27/2/2020).
Muhammad adalah mantan pejuang kemerdekaan di era penjajahan.
Untuk mempersunting si gadis yang terpaut 76 tahun itu, Muhammad memberi mahar sekitar Rp 5 juta.
"Uang panaiknya itu sekitar 5 juta kemarin, sama ada cincin emas," katanya.
Setelah melangsungkan pernikahan, keduanya tinggal di kediaman Muhammad, di Kelurahan Bulete, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.
Sebelumnya, pernikahan beda generasi juga terjadi pada akhir Desember 2019 lalu di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.