Pemuda Muhammadiyah Temui Polda Tanyakan Perkembangan OTT Honorer Disdik Sidrap

pertemuan ini sebagai bentuk langkah konkret organisasi ini dalam mengawal perkembangan kasus OTT untuk mendapatkan kepastian hukum.

Dokumen Pemuda Muhammadiyah Sulsel
Pengurus Pemuda Muhammadiyah Sidrap dan Pemuda Muhammadiyah Sulsel saat bertemu penyidik Tipikor Polda Sulsel di Polda Sulsel, Kamis (27/2). Pertemuan itu membahas perkembangan kasus OTT Polres Sidrap terhadap honorer Disdik Sidrap Desember 2019 lalu. 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Sidrap melakukan silaturahmi dengan Polda Sulsel, Kamis (27/2/2020). Silaturahmi ini terkait operasi tangkap tangan (OTT) Polda Sulsel di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap.

Pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Sidrap didampingi langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Elly Oscar dan Aliansi Mahasiswa Peduli Sidrap.

Darwin Daru, selaku Ketua Bidang Hikmah, HAM dan Advokasi PD Pemuda Muhammadiyah Sidrap mengatakan, pertemuan ini sebagai bentuk langkah konkret organisasi ini dalam mengawal perkembangan kasus OTT untuk mendapatkan kepastian hukum.

"Hasil audiens kami dengan pihak polres Sidrap beberapa waktu yang lalu, dikatakan jika kasus OTT ini telah dilimpahkan ke Polda Sulsel. Makanya kami komunikasi dengan PW Pemuda Muhammadiyah Sulsel untuk difasilitasi ketemu dengan pihak Polda Sulsel untuk mengetahui sudah sejauh mana perkembangan penangan kasus tersebut," terangnya.

Sementara itu, Elly Oscar, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulsel yang terjun langsung mendampingi PD Pemuda Muhammadiyah Sidrap mengatakan, Pemuda Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat punya tanggungjawab sosial untuk menyelesaikan segala bentuk persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, termasuk kasus OTT di Sidrap.

"Kami sangat apresiasi keseriusan teman-teman Pemuda Muhammadiyah Sidrap dalam mengawal kasus OTT ini. Makanya kami juga berharap kepada Polda Sulsel untuk lebih serius dalam mengungkap kebenaran fakta yang terjadi. Jangan ada tendensi dari pihak manapun itu," tegas mantan Sekretaris KNPI Sulsel tersebut.

Sementara dari pihak Polda Sulsel, yang menerima kunjungan Pemuda Muhammadiyah dan Aliansi Mahasiswa Peduli Sidrap yakni Kompol Rosyid Hartanto, Kasubid Tipikor Polda Sulsel.

Dalam penjelasannya, Polda akan tetap memproses kasus OTT yang terjadi di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap sesuai mekanisme dan prosedur yang ada.

"Iya. Kasus tersebut sekarang ditangani oleh Polda Sulsel. Kami sudah menerima hasil supervisi dan gelar perkara dari Polres Sidrap. Sabar saja, pasti kami akan proses penangan kasus ini hingga selesai. Cuma memang butuh waktu karena ini melibatkan beberapa saksi ahli," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga, salah satu perwakilan dari Aliansi Mahasiswa Peduli Sidrap, Andi Tomi mengsupport kerja kepolisian dalam penangan kasus OTT di Sidrap.

"Kami menitip harapan yang sangat besar kepada Polda Sulsel, untuk mempercepat kasus ini hingga tuntas. Agar masyarakat Sidrap juga ada kejelasan dan informasinya tidak simpan siur. Dan kami serius dan komitmen untuk mengawal kasus ini.. Kami sangat percaya kepada aparat hukum"harap aktivis mahasiswa Sidrap tersebut.

OTT tersebut yang dilakukan pada Senin 30 Desember 2019 lalu. Polisi mengamankan satu orang dengan inisial NK yang merupakan honorer di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap. Barang bukti yang juga diamankan adalah uang tunai sebesar Rp 200 juta.(*/tribun-timur.com)

Penulis: Darullah
Editor: Muh. Irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved