Siswa SMKN 2 Gowa Dikeroyok

Siswa SMKN 2 Sungguminasa Dikeroyok Saat Belajar, Kadisdik Sulsel Minta Pagar Ditembok Permanen

Di tengah kondisi fisik pasca penyembuhan kala dirawat di rumah sakit, Basri menyempatkan diri berkunjung ke SMKN 2 Sungguminasa.

Siswa SMKN 2 Sungguminasa Dikeroyok Saat Belajar, Kadisdik Sulsel Minta Pagar Ditembok Permanen
fadly/tribun-timur.com
Basri menyempatkan diri berkunjung ke SMKN 2 Sungguminasa Minggu (23/2/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kasus pengeroyokan siswa SMK Negeri 2 Sungguminasa di kelasnya saat jam pelajaran, membuat Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sulsel, Basri prihatin

Di tengah kondisi fisik pasca penyembuhan kala dirawat di rumah sakit, Basri menyempatkan diri berkunjung ke SMKN 2 Sungguminasa.

"Minggu (23/2) kemarin saya panggil dua kepala sekolah di SMKN 2 dan SMKN 3 Sungguminasa, ada juga pengawas dan Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMK dan SMA Gowa untuk berkunjung ke sana," katanya via pesan WhatsApp, Senin (24/2/2020).

Hasil kunjungannya, Basri menilai, akses masuk ke SMKN 2 tidak hanya satu jalur.

"Orang yang melakukan kekerasan itu masuk dari samping Kantor Bupati Gowa. Jadi bukan lewat depan tapi di samping," katanya.

"Jadi di jalan samping itu berbatasan langsung dengan SMKN 3. Ada pagarnya sepotong, nah dia rusak itu pagar kecil di samping dan masuk lewat situ," ia menambahkan.

Ia pun meminta kepada Kepala SMKN 2 Makassar untuk menutup permanen pagar sepotong itu.

"Satpam sekolah adaji, tapi dia berada di depan. Di samping tidak ada. Saya pun meminta kepala sekolah melakukan pengawasan terutama bagian keamanan supaya lebih selektif memasukkan orang yang tidak berkepentingan," ujarnya.

Ia pun secara umum mengharapkan seluruh kepala sekolah SMA sederajat tetap waspada.

"Saya minta pintu masuk di sekolah diperkatat penjagaannya, apalagi jelang UN (Ujian Nasional) siswa butuh konsentrasi, ketenangan dan kenyamanan. Utamanya kelas 3 agar tidak terganggu," ujar Basri yang dihubungi sedang ke klinik bertemu dokter.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved