Polisi Gadungan
Motif Polisi Gadungan di Pangkep: Hanya Iseng
Dia menambahkan, menurut pengakuan ibu korban, Hasnia (63) kalau anaknya tersebut sempat koma karena kecelakaan.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
Saat mengetahui hal itu, anggotapun bergerak menuju kediaman Usman Amir dan mencari Nanang.
Ternyata Nanang saat itu juga ada di sana, sehingga di depan polisi dia mengaku sebagai perwira dengan nama samaran Ipda Aldo.
"Jadi saat itu terjadi percakapan antara anggota dan polisi gadungan ini. Anggota kami menyuruh dia menunjukkan identitas, tetapi dia tidak bisa menunjukannya," kata Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji.
Ibrahim menambahkan saat diinterogasi disana, polisi gadungan ini mengaku sebagai penyidik di Polres Gowa.
"Dia mengaku penyidik di depan anggota kami dan tidak bisa menunjukkan identitas sebenarnya," ungkapnya.
Saat itu, personel Polsek Labakkangpun langsung mengamankan Nanang dan membawa ke Polsek Labakkang.
"Disana Nanang ini diinterogasi lagi, dan mengakui kalau dia bukan polisi sebenarnya dan baju seragam yang biasa dipakai disimpan di rumahnya,"kata mantan Kapolres Enrekang tersebut.
Saat itu, personel bergerak lagi ke rumah Nanang. Disana Nanang mengenakan pakaian seragam polisi lengkap atributnya.
"Memang dia pakaiannya lengkap dengan atribut pangkat Ipda di rumahnya," ungkapnya.
Kemudian, personel Polsek Labakkang membawa Nanang ke Satreskrim Polres Pangkep untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Saat ini sudah ditangani Reskrim Polres Pangkep," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Labakkang, Iptu Muhammad mengamankan seorang pria yang mengaku sebagai anggota Polres Gowa.
Pria tersebut bernama Nanang (28) dan tinggal di Kampung Timbusang, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep.
Dia diamankan di rumah salah satu warga bernama Usman Amir di Kampung Kalibara Kelurahan Labakkang Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep, Kamis (13/2/2020).
Nanang diamankan setelah adanya laporan, seorang pria yang mengaku sebagai anggora Polres Gowa berpangkat Inspektur Dua (Ipda).
"Diamankan karena membuat resah masyarakat di kampung Kalibara Labakkang," ujar Muhammad.
Muhammad menambahkan, masyarakat juga curiga melihat seorang pria mondar-mandir di kampung tersebut.
"Di masyarakat ngakunya perwira dan memiliki pakaian seragam lengkap,"ungkapnya.
Kini pria yang mengaku polisi tersebut telah diamankan ke Mapolres Pangkep, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.