Tribun Polman

Puluhan Tahun Warga Desa Ratte dan Besoangin Tutar Menderita, Ditandu Pergi Berobat di Puskesmas

Pemuda Desa Besoangin, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polman, Irwan mengatakan, untuk mendapatkan pelayanan keaehatan masyarakat harus ditandu puluhan

Puluhan Tahun Warga Desa Ratte dan Besoangin Tutar Menderita, Ditandu Pergi Berobat di Puskesmas
nurhadi/tribunmamuju.com
Masyarakat Desa Besoangin Kecamatan Tutar ditandu menuju pusat ke layanan kesehatan akibat kondisi jalan yang tidak tak mendapat perhatian pemerintah.(nurhadi/tribun) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Puluhan tahun masyarakat Desa Ratte, Besoangin dan Besoangi Utara, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polman, merasakan penderitaan.

Pemuda Desa Besoangin, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polman, Irwan mengatakan, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan masyarakat harus ditandu puluhan kilometer untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Karena itu Irwan mendesak pemerintah Kabupaten Polman dan Provinsi Sulawesi Barat memperhatikan nasib masyarakat di tiga desa tersebut.

"Warga di tiga desa ini benar-benar menangis. Apa yang saya sampaikan ini benar-benar rintihan masyarakat, karena di tiga desa inilah letak penderitaan masyarakat Tutar paling memprihatinkan,"kata Irwan sampil memperlihatkan gambar warga yang ditandu menuju pusat kesehatan yanh jaraknya puluhan kilometer,

"Tadi ada saudara kami menangis saat orasi di DPRD, itu karena kakaknya meninggal di jalan saat di tandu menuju pusat kesehatan,"Irwan menambahkan.

Jalan yang menghubungkan Palla-Pallang Kabupaten Majene dan Tibung (Polman) sebagai jalan utama masyarakat di tiga desa ini terakhir di kerjakan tahun 2012.

"Sekarang kondisinya sangat memprihatinkan, bahkan kuda pun susah untuk lewat,"tuturnya.

Irwan mengatakan sengaja kondisi jalan tersebut mereka perlihatkan kepada anggota DPRD dan Sekprov Sulbar saat aksi agar jadi bahan pertimbangan masyaramat untuk menganggarkan perbaikan jalan.

Tak hanya pelayanan kesehatan yang terhabat, pendidikan dan perekonomian juga terhambat akibat kondisi tersebut. Karena jika hujan datang masyarakat tidak bisa distrubusikan hasil alam ke kota karena jalan yang layaknya sungai.

Anggota DPRD Provinsi Sulbar asal Kabupaten Majene yang juga Bupati Majene dua periode, H Kalma Katta pihak sudah mengusulkan perbaikan jalan yang membuhungkan Palla-Pallang (Majene) dengan Tibung (Polman).

"Saya jamin tahun 2021 sudah dianggarkan untuk jalan ini. Aspirasi masyarakat Tutar ini sangat berharga bagi kami di DPRD, jalan yang di maksud itu memang sudah kita rencanakan tahun 2021,"tuturnya.(tribun-timur.com).

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved