Pembunuhan di Polman

Didesak Nikah, Pria Beristri Asal Majene Nekat Habisi Nyawa Selingkuhan

Terungkap motif pembunuhan terhadap seorang perempuan di Desa Rea Timur, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman.

Didesak Nikah, Pria Beristri Asal Majene Nekat Habisi Nyawa Selingkuhan
Humas Polda Sulbar
Pelaku pembunuhan pacar sendiri (tengah) di Desa Rea Timu, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polawali Mandar (Polman), Minggu (9/2/2020) malam diamankan polisi. (Humas Polda Sulbar) 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Terungkap motif pembunuhan terhadap seorang perempuan yang diketahui bernama Irmayanti di sebuah bangunan bekas Pos Polisi Lalu Lintas, Desa Rea Timur, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman.

Motif pembunuhan tersebut diketahui setelah Satuan Reskrim Polres Polman berkerjasama Tim Passaka Polres Majene berhasil mengamankan terduga pelaku bernama Muh Restu Basri (22) warga Lingkungan Pappota, Kelurahan Lembang, Kecamatan Bangae Timur, Kabupaten Majene.

Kasat Reskrim Polres Polman AKP Syaiful Isnaini mengatakan, korban adalah kekasih simpanan pelaku yang diketahui sudah memiliki istri sah berisial N.

"Dia (pelaku) nekat menganiaya korban hingga mengakibatkan meninggal dunia, karena merasa didesak agar menikahi korban. Apabila tidak dinikahi korban mengancam akan melaporkan hubungannya kepada orangtua pelaku,"ungkap Kasat Reskrim.

Pelaku pembunuhan pacar sendiri di Desa Rea Timu, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polawali Mandar (Polman), Minggu (9/2/2020) malam diamankan polisi.

(Humas Polda Sulbar)
Pelaku pembunuhan pacar sendiri di Desa Rea Timu, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polawali Mandar (Polman), Minggu (9/2/2020) malam diamankan polisi. (Humas Polda Sulbar) (Humas Polda Sulbar)

Pelaku menolak desakan korban hingga nekat melakukan pembuhunan karena terikat dengan status perkawinan atau sudah memiliki istri sah yang beralamat dibDesa Tandasura, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman.

Isnaini membeberkan sebelum terjadi penganiayaan, pelaku dan korban boncengan menuju Polman menggunakan sepeda Motor Yamaha Jupiter MX tanpa nomor plat sekitar pukul 23.00 wita.

Pelaku dan korban sempat singgah beristirahat di penjual buah Desa Tonrolima, Kecamatan Matakali, Polman, pada pukul 02.30 wita.

"Pelaku dan korban juga sempat singgah berbelanja di Alfamidi Manding Polewali. Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pos Polisi Lantas Polres Polman Desa Rea Timur Kecamatan Binuang, saat itulah terjadi penganiayaan,"terangnya.

Hasil pemeriksaan, pasca melakukan penganiayaan pelaku meninggalkan lokasi menuju Matakali. Sekitar pukul 07.00 wita pelaku kembali ke TKP untuk mengecek keberadaan korban namun sudah tidak ditemukan.

"Saat berada di SPBU Polewali pelaku melihat ambulance melintas menuju ke RSUD, dia kemudian mengukuti masuk ke RSUD setelah itu meninggalkan RSUD dan baru sekitar pukul 15.30 Wita ia meninggalkan wilayah Kabupaten Polman menuju Majene,"jelasnya.

Saat ini pelaku beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor Jupiter MX yang digunakan oleh pelaku telah diamankan Personil Polres Polman guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. (tribun-timur.com)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved