Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Manuver Amien Rais

Putra Qahhar Mudzakkar Khawatir Amien Rais Dipermalukan di Kongres PAN Padahal Pendiri Partai Ini

Putra Kahar Mudzakkar Khawatir Amin Rais Dipermalukan di Kongres PAN Kendari Padahal Pendiri Partai

Penulis: Hasan Basri | Editor: Mansur AM
KOMPAS.COM
Mantan Ketua Umum PAN, Amien Rais 

Jelang bberapa hari pembukaan kongres PAN di Kendari, para calon Ketua mulai melakukan konsolidasi dukungan suara dengan melakukan Karantina peserta kongres pemilik suara.

Ketua DPW dan DPD PAN Pendukung Zulkifli Hasan di Kongres V Dikarantina di Hotel Claro Makassar
Ketua DPW dan DPD PAN Pendukung Zulkifli Hasan di Kongres V Dikarantina di Hotel Claro Makassar (azis albar/tribunenrekang.com)

Seperti Zulkifli Hasan mengkarantina dukungan di Hotel Claro Makassar.

Untuk Mulfahri Harahap mengumpulkan pendukungnya di Surabaya.

Mencermati fenomena ini, Buhari Kahar Muzakkar, salah seorang kader senior PAN Sulawesi Selatan, mantan Sekretaris DPW PAN Sulsel, mengatakan, ini adalah pola lama yang mubazzir.

6 Kerugian Pensiunan PNS Jika PT Taspen Melebur ke BPJS Ketenagakerjaan, Tak Terima Gaji 13 dan THR?

Sudah 2 Kali Jadi Menteri Jokowi, Sri Mulyani Ungkap Alasan Kenapa Pengusaha Indonesia Kurus-kurus

Juga terlalu menghabiskan energi untuk sebuah perhelatan yang bersifat internal, dan rentan terjadi perpecahan pasca kongres yang ujung-ujungnya akan mengecilkan partai.

Menurut Buhari Kahar Muzakkar, karena kongres ini sifatnya hajatan internal partai, maka baiknya Ketua Umum ditetapkan secara aklamasi saja di Kongres PAN ini.

"Jika para elite partai berembuk, Pak Amien Rais sebagai lokomotif duduk bersama dengan tokoh PAN lainnya seperti Pak Hatta Rajasa, Sutrisno Bachir, Zulkifli Hasan, Drajat Wibowo, dan lain-lain menyepakati siapa yang dinilai tepat memimpin PAN selanjutnya, apakah tetap Pak Zulkifli Hasan untuk melanjutkan atau atau disepakati nama yang baru, dan saya yakin para kader PAN se Indonesia akan mengamini kesepakatan para elite," jelas Buhari Kahar Mudzakkar.

"Kita lihat partai-partai lain umumnya secara aklamasi menentukan Ketuanya di Munas mereka dan hasilnya di Pemilu suara partai mereka mengalami peningkatan, karena mereka tetap solid. Dan coba kita berkaca pada suasana Kongres PAN 5 tahun lalu di Bali yg terlalu tegang antar kubu kandidat, akhirnya tidak solid dan berakibat suara PAN di Pemilu 2019 mengalami penurunan," kata Buhari Kahar Muzakkar menambahkan.

Ketokohan Amien Rais

Buhari Kahar Muzakkar mengaku khawatir Kongres PAN di Kendari menjadi ajang mempermalukan Amien Rais.

Buhari Qahhar Mudzakkar, mantan Sekretaris DPW PAN Sulsel
Buhari Qahhar Mudzakkar, mantan Sekretaris DPW PAN Sulsel (dok.tribun)

“Jika sekiranya calon yang secara terbuka didukung Pak Amien Rais dikalah secara voting di Kongres PAN di Kendari, maka hal itu tidak semata mereduksi pengaruh Pak Amien Rais di PAN tapi bisa berdampak lebih jauh, yaitu akan menurunkan dukungan dari konstituen warga Muhammadiyah di pemilu akan datang kepada PAN,” kata Buhari Muzakkar.

Menurur mantan anggota DPRDSulsel itu, harus diakui, Amien Raislah yang hingga kini menjadi perekat antara PAN dengan Muhammadiyah.

“Sekarang ini, di tengah kondisi bangsa Indonesia yang banyak dapat sorotan dari masyarakat, banyak yang merindukan suara Pak Amien Rais, bahkan pernah ada seorang tokoh yang dengan canda menyampaikn kepada saya, ‘Kenapa sekarang ini Rocky Gerung lebih populer dari PAN?’,” ujar Buhari Kahar Muzakkar.

Ketua Umum Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKL Raya) itu mewanti-wanti agar Kongres PAN di Kendari tidak justeru menjadi kuburan bagi partai ini.

"Jadi menurut saya, jika hasil Kongres PAN di Kendari nanti tidak tepat, dan menghasilkan perpecahan, maka ini bisa jadi akan menghantarkan Partai PAN hilang dalam peta politik di Indonesia kedepan, semoga saja itu tidak terwujud," kata Buhari Kahar Muzakkar.

Buhari Qahhar Mudzakkar adalah salah satu putra dari tokoh kontroversial Sulsel Qahhar Mudzakkar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved