Warga Enrekang Diserang Anjing Gila

Sampel Anjing Gila yang Serang 2 Warga Enrekang Bakal Diuji Laboratorium

Disnakin Enrekang bakal segera melakukan tindakan penanganan pascakasus gigitan anjing terhadap dua warga Kulinjang, Kecamatan Enrekang

Sampel Anjing Gila yang Serang 2 Warga Enrekang Bakal Diuji Laboratorium
TRIBUN TIMUR/MUH AZIS ALBAR
Kepala Disnakin Enrekang, Arsil Bagenda 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakin) Enrekang bakal segera melakukan tindakan penanganan pascakasus gigitan anjing terhadap dua warga Kulinjang, Kecamatan Enrekang, Jumat (7/2/2020).

Kepala Disnakin Enrekang, Arsil Bagenda, mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan pascakejadian pagi tadi.

"Kita sudah melakukan penanganan langsung, dengan meninjau anjing gila tadi. dan kondisi korban," kata Arsil.

Sementara Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Hewan Menular Disnakin, drh Irawati mengatakan pihaknya bakal mengambil sampel kepala anjing gila yang menyerang warga tersebut.

Sampel tersebut bakal di bawah ke Laboratorium Balai Besar Vetriner Kabupaten Maros untuk diuji.

Hal itu untuk memastikan, apakah betul anjing tersebut telah terpapar virus rabies atau bukan.

"Kita akan uji sampelnya untuk memastikan rabies atay tidak. Karena memang biasanya di awal tahun kasus gigitan anjing tinggi karena musim kawinnya tinggi, banyak berkumpul anjing jadi memicu naiknya hormon," ujarnya.

Sebelumnya, Dua warga Lingkungan Kulinjang, Kelurahan Tuara, Kecamatan Enrekang diserang anjing gila, Jumat (7/2/2020) pagi.

Dua warga yang diserang anjing gila bernama Muriani (50) dan Akbar (32).

Informasi yang dihimpun TribunEnrekang.com, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 Wita.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved