UKI Paulus

DO 28 Mahasiswa UKI Paulus, Reaksi Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia

Hal itu karena imbas demonstrasi saat perayaan Lokarya yang dihadiri kepala sekolah se Sulselbar beberapa waktu lalu di Gedung Lilin UKIP Makassar.

FKMTSI
Para anggota FKMTSI berharap sebanyak 28 mahasiswa UKIP Makassar yang terkena DO bisa ddicabut dan kembali melaksanakan perkuliahan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 28 mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) mendapat sanksi Drop Out (DO) oleh pihak kampus.

Hal itu karena imbas demonstrasi saat perayaan Lokarya yang dihadiri kepala sekolah se Sulselbar beberapa waktu lalu di Gedung Lilin UKIP Makassar.

Adanya DO ini, kemudian mendapat perhatian oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (FKMTSI).

Maka dari itu, mereka mengeluarkan surat pernyaan sikap FKMTSI yang diterbitkan pada 30 Januari lalu.

Surat itu merupakan bentuk dukungan solidaritas dengan tujuan menjaga moralitas dan semangat berorganisasi di Indonesia.

Surat tersebut berisi kecaman terhadap pihak universitas atas peraturan rektor No: 045/SK/UKIP.02/2018

Tentang Pedoman Oraganisasi yang mengatur tentang kriteria pengurus lembaga yang dinilai bertentangan dengan KEPMENDIKBUD No 155 tahun1998 BAB I Pasal 2.

Isinya, organisasi kemahasiswaan di perguruuan tinggi diselenggarakan berdasarkan prinsip dari oleh dan untuk mahasiswa dengan memberikan peranan dan keleluasaan lebih besar kepada mahasiswa.

Untuk BAB IV Pasal 7 ayat (2), isinya pengurus ditetapkan melalui pemilihan yang tatacara dan mekanismenya ditetapkan oleh perguruan tinggi tersebut.

"Universitas Kristen Indonesia Paulus yang merupakan perguruan tinggi swasta dinilai tidak mencerminkan sikap Lembaga Pendidikan sebagaimana mestinya," ujar Ahmad Wahyu Guzri selaku Penanggungjawab Koordinator Umum FKMTSI, Rabu (5/2/2020).

Halaman
12
Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved